MATAPEDIA6.com, Batam– MTs Negeri 1 Batam di Bengkong menggelar seleksi akademik dengan persaingan ketat. Sebanyak 350 calon siswa mengikuti tahapan tes seleksi untuk memperebutkan kuota terbatas tahun ajaran baru.
Kepala MTsN 1 Batam, Dra. Khairina, M. Pd menegaskan sekolah hanya membuka delapan rombongan belajar dari tiga jalur penerimaan, yakni ma’had, prestasi, dan reguler. Total daya tampung mencapai sekitar 240 siswa, sementara jumlah pendaftar menembus 600 orang.
“Dari jumlah itu, sekitar 160 peserta berasal dari jalur prestasi. Karena jalur asrama, cambridge dan prestasi sudah terseleksi. Sisanya bersaing di jalur reguler dan afirmasi,” ujar Khairina pada matapedia6, Jumat (1/5/2026).
Ia menjelaskan, jalur afirmasi diprioritaskan bagi warga sekitar yang memiliki Kartu Keluarga di lingkungan madrasah. Namun seluruh peserta tetap harus melalui seleksi akademik dan wawancara.
Proses seleksi berlangsung berlapis. Peserta menjalani tes akademik, wawancara, hingga uji fisik untuk mengukur kesiapan belajar.
Baca juga:May Day 2026: SPSI Angkut 60 Ton Sampah, Saiful Badri Dorong Buruh Jadi Motor Kebersihan Batam
Panitia membagi sesi ujian sejak Jumat-Sabtu dari pagi hari, dimulai pukul 08.00 WIB untuk wawancara, lalu tes akademik dengan durasi singkat namun padat materi.
Khairina menekankan, seleksi dirancang untuk menjaring siswa dengan kemampuan dan kemauan belajar yang kuat.

“Kami ingin memastikan kualitas input meningkat agar mutu madrasah ikut terdongkrak,” katanya.
“Karena yang seleksi hari ini 350 itu untuk 160 kuota saja,” tambah dia lagi.
Berdasarkan jadwal resmi, pendaftaran berlangsung pada 1–24 April 2026, dilanjutkan verifikasi berkas hingga 27 April dan masa sanggah pada 27–28 April.
Panitia kemudian mengumumkan hasil verifikasi pada 29 April sebelum memasuki tahapan inti seleksi.
Seleksi berbasis komputer (CBT) digelar pada 1 Mei 2026, disusul seleksi praktik pada 2 Mei. Panitia menjadwalkan pengumuman kelulusan pada 11 Mei 2026 dan proses daftar ulang sehari setelahnya, 12 Mei 2026.
Pantauan di lokasi menunjukkan orang tua memadati area sekolah sejak pagi. Mereka mendampingi anak-anak menjalani setiap tahapan seleksi, mulai dari verifikasi hingga ujian.
Panitia juga memastikan proses berjalan transparan di bawah pengawasan Primasatu, Ombudsman dan memastikan proses berjalan dengan lancar.
Seleksi ini menjadi pintu awal bagi calon siswa untuk masuk ke salah satu madrasah unggulan di Batam, sekaligus mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan berbasis keagamaan yang kompetitif.
Baca juga:HUT ke-10 Klenteng Jin Shan Tang Batam, Rayakan dengan Barongsai dan Aksi Sosial
Editor:Zalfirega

















