May Day 2026: SPSI Angkut 60 Ton Sampah, Saiful Badri Dorong Buruh Jadi Motor Kebersihan Batam

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua SPSI Kepri Saiful bersama pemerintah di acara May day, Jumat (1/5/2026). Foto:Rega/matapedia

Ketua SPSI Kepri Saiful bersama pemerintah di acara May day, Jumat (1/5/2026). Foto:Rega/matapedia

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Peringatan Hari Buruh 2026 di Batam beralih dari aksi konvensional ke gerakan konkret. FSP LEM SPSI Kepri di bawah komando Saiful Badri memimpin langsung aksi bersih-bersih kota bertema “Batam Bersih – Pekerja Peduli Lingkungan, Bersinergi untuk Kota yang Sehat dan Nyaman.”

Saiful Badri menegaskan arah baru gerakan buruh: tidak berhenti pada isu normatif ketenagakerjaan, tetapi turun langsung menjawab persoalan lingkungan.

Ia menggerakkan massa pekerja lintas sektor, mengerahkan puluhan armada, dan memastikan sampah dari berbagai titik liar diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA).

“Pekerja harus tampil di depan, bukan hanya bicara ekonomi, tetapi bertindak menjaga lingkungan. Ini tanggung jawab sosial kita,” ungkap Saiful, Jumat (1/5/2026).

Baca juga:HUT ke-10 Klenteng Jin Shan Tang Batam, Rayakan dengan Barongsai dan Aksi Sosial 

Dalam waktu sekitar dua jam, SPSI mengangkut sekitar 60 ton sampah. Setiap kecamatan di Batam mengirim dua hingga tiga armada, menunjukkan konsolidasi organisasi yang solid dan terukur.

“Aksi ini sekaligus menjadi pesan bahwa buruh memiliki daya mobilisasi besar untuk kepentingan publik,” ujarnya.

Buruh pungut sampah liar keliling di Batam saat May Day, Jumat (1/5/2026). Foto:Ist

Saiful menempatkan kegiatan ini sebagai edukasi langsung kepada masyarakat. Ia ingin membentuk kesadaran kolektif bahwa kebersihan kota tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah.

“Kami ingin memberi contoh. Buruh bisa jadi role model gerakan lingkungan di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menilai langkah SPSI sebagai bentuk pergeseran positif gerakan buruh di Batam. Ia melihat aktivis pekerja tidak lagi sekadar menyuarakan tuntutan, tetapi ikut merumuskan solusi.

“Aksi SPSI menunjukkan pola pikir konstruktif. Mereka tidak hanya memikirkan sektor kerja, tetapi juga masa depan daerah,” kata Amsakar dalam sambutannya.

Ia mengaitkan gerakan ini dengan program nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digagas pemerintah pusat. Menurutnya, aksi buruh di Batam menjadi contoh konkret implementasi kebijakan nasional di tingkat daerah.

Amsakar juga menyoroti kesinambungan gerakan SPSI. Tahun sebelumnya, buruh menanam mangrove, kini beralih ke pembersihan kota.

“Ini bukan aksi seremonial. Ini gerakan berkelanjutan,” ujarnya.

Di sisi keamanan, Kapolda Kepri, Asep Safrudin, memastikan seluruh rangkaian May Day berlangsung aman dan kondusif. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas daerah sebagai fondasi investasi.

“Hari Buruh harus menjadi ruang refleksi sekaligus menjaga persatuan. Kegiatan positif seperti ini memperkuat iklim investasi,” katanya.

Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau mempertegas dukungan terhadap sinergi antara buruh dan pemerintah.

Forkopimda juga menghadiri rangkaian kegiatan buruh lain yang digelar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam–Kepri.

Dengan memimpin langsung aksi lapangan, Saiful Badri menempatkan SPSI bukan sekadar organisasi advokasi, tetapi aktor sosial yang mampu menggerakkan perubahan nyata. May Day 2026 di Batam pun meninggalkan pesan kuat: buruh tidak hanya menuntut, tetapi juga bertindak.

Baca juga:DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Amsakar Ajukan Perubahan Perda Persampahan Lewat Skema Kumulatif Terbuka

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

 

 

 

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru