OJK Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu Sepmt 2025 di Samarinda

Kamis, 11 September 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OJK Gelar sosialisasi pasar modal di Samarinda. Foto:OJK Kepri

OJK Gelar sosialisasi pasar modal di Samarinda. Foto:OJK Kepri

MATAPEDIA6.com, SAMARINDA — OJK bersama BEI, KPEI, dan KSEI menggelar SEPMT 2025 di Samarinda pada 10–12 September untuk meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal generasi muda.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, menekankan pentingnya pemahaman literasi keuangan sejak dini.

“Pemahaman literasi adalah modal utama sebelum berinvestasi. Mahasiswa harus cermat, bijak, dan tidak sekadar ikut-ikutan ketika memilih instrumen investasi,” ujar Hasan di hadapan ratusan mahasiswa Unmul dalam kuliah umum di Universitas Mulawarman (Unmul) dikutip dalam keterangannya, Kamis (11/9/2025).

Baca juga:OJK Tegaskan Peran Strategis Pasar Modal untuk Kemandirian dan Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Hasan mengingatkan agar investor muda memahami risiko setiap produk, baik saham, obligasi, maupun aset digital, serta tidak terjebak pada Fear of Public Opinion (FOPO).

“Kalau sudah ahli di saham, jangan langsung lompat ke kripto tanpa belajar. Pelajari dulu instrumennya hingga benar-benar paham,” tegasnya.

Turut hadir dalam kuliah umum itu, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Parjiman Wakil Rektor Unmul Lambang Subagiyo Direktur BEI Irvan Susandy Direktur KPEI Antonius Herman Azwar dan Kepala Divisi KSEI Rasmi Maryda Ramyakim.

Lambang Subagiyo mengapresiasi kegiatan ini karena mendorong mahasiswa lebih melek finansial.

“Mahasiswa perlu memahami cara mengelola keuangan, berinvestasi dengan baik, dan memproteksi aset,” ujarnya.

Selain edukasi untuk mahasiswa, SEPMT 2025 juga mendorong perusahaan lokal memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan.

Go Public dipandang bukan hanya cara mencari modal, tetapi langkah strategis meningkatkan reputasi dan keberlanjutan usaha.

Rangkaian SEPMT 2025 di Kalimantan Timur:

1. Coaching Clinic TPAKD & Bursa Karbon – membahas strategi ekonomi daerah, securities crowdfunding (SCF), dan perdagangan karbon.

2. Kuliah Umum di Universitas Mulawarman – diikuti lebih dari 500 mahasiswa, membahas aset digital, produk pasar modal, mekanisme transaksi, dan perlindungan investor.

3. Sosialisasi Pasar Modal & Coaching Clinic IPO di Balikpapan – mendorong pelaku usaha lokal untuk Go Public.

4. Sosialisasi Pasar Modal Syariah – bersama ratusan santri, mengenalkan saham dan reksa dana syariah, sekaligus menyerahkan bantuan pembangunan fasilitas pesantren.

SEPMT 2025 menjadi bagian dari peringatan 48 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia.

OJK bersama SRO menegaskan komitmen memperluas akses keuangan, meningkatkan literasi pasar modal, dan mendukung pembangunan ekonomi nasional yang inklusif serta berkelanjutan.

Baca juga:Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga, Pasar Modal Catat Rekor di Tengah Dinamika Global

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global
TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI
Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH
OJK Dorong Reformasi Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Paris
OJK Tegaskan Ketahanan Sektor Keuangan Usai Fitch Revisi Outlook Indonesia
OJK Perkuat Kinerja, Lantik Kepala Departemen dan OJK Daerah

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:36 WIB

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:02 WIB

TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:15 WIB

11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:03 WIB

Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH

Berita Terbaru