OJK Genjot Investor Ritel, Literasi Pasar Modal Diperkuat di Banten

Sabtu, 11 April 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OJK  bersama investor beberapa hari lalu. Foto:Ist

OJK bersama investor beberapa hari lalu. Foto:Ist

68 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BANTEN– OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) pasar modal menggelar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 di Serang, Banten, pada 8–10 April 2026. Program ini menyasar berbagai lapisan, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), komunitas perempuan, hingga mahasiswa.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menegaskan literasi keuangan menjadi kunci utama memperluas investor domestik sekaligus melindungi masyarakat dari jebakan investasi bodong.

Ia mengungkapkan, tingkat literasi pasar modal masih rendah. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 mencatat literasi pasar modal baru mencapai 17,78 persen. Kondisi ini membuat banyak masyarakat belum memahami investasi yang benar dan rentan tertipu.

“Tanpa pemahaman yang memadai, masyarakat mudah tergoda tawaran investasi ilegal yang tampak menggiurkan,” ungkap Hasan dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).

Baca juga:Ditresnarkoba Polda Kepri Ungkap 41 Kasus Narkoba, Selamatkan Puluhan Ribu Jiwa

Di sisi lain, akses investasi kini semakin terbuka. Masyarakat, termasuk mahasiswa, dapat berinvestasi dengan mudah melalui platform digital berbasis smartphone. Namun, Hasan mengingatkan agar investor tetap memahami profil risiko dan tidak terjebak spekulasi.

Ia juga menyoroti potensi risiko lain, seperti volatilitas harga, penyalahgunaan akun, hingga praktik pencucian uang yang kerap bersembunyi di balik investasi ilegal.

Hingga Maret 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 24,4 juta. Sebanyak 54 persen di antaranya berusia di bawah 30 tahun. Sementara di Banten, jumlah investor menembus 1,2 juta dan masuk lima besar nasional.

Mewakili Gubernur Banten, Rina Dewiyanti menegaskan pasar modal bukan sekadar instrumen investasi, tetapi juga sumber pembiayaan pembangunan daerah.

“Pasar modal berperan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik nasional maupun daerah,” ujarnya.

Senada, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Fatah Sulaiman, menilai edukasi ini penting untuk membentuk generasi muda yang melek finansial dan siap mengelola investasi.

SEPMT 2026 di Banten menghadirkan sejumlah agenda utama, antara lain edukasi bagi 1.000 ASN, pelatihan untuk 500 perempuan, kuliah umum bagi 2.100 mahasiswa, serta sosialisasi obligasi daerah kepada Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Melalui rangkaian ini, OJK tidak hanya memperluas basis investor ritel, tetapi juga mendorong pasar modal sebagai motor pembiayaan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga:PLN Batam : Skema MKS Bukan untuk Diperjualbelikan

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
40 Penghargaan ENSIA 2026 Jadi Cermin Inovasi Pertamina Sumbagut di Lapangan
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Berita Terbaru