Pelebaran Jalan Kepri Mall-Bundaran Barelang Jadi Prioritas Utama 2025

Senin, 25 November 2024 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat diwawancara wartawan usai upacara HUT PGRI, Senin (25/11). Foto:Rega/matapedia

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat diwawancara wartawan usai upacara HUT PGRI, Senin (25/11). Foto:Rega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kemacetan panjang yang sering terjadi di sepanjang Jalan Letjend Suprapto, dari Simpang Kepri Mall hingga Bundaran Barelang, akan segera teratasi.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menegaskan pelebaran jalan dari Kepri Mall hingga bundaran Barelang masuk dalam daftar program strategis prioritas tahun 2025.

Jalan Letjend Suprapto merupakan urat nadi utama bagi warga Batuaji dan Sagulung yang bekerja di kawasan Muka Kuning dan Batam Centre.

Setiap hari, terutama pada jam sibuk pukul 16.00 hingga 19.00 WIB, jalan ini dipadati kendaraan, menyebabkan kemacetan parah, terutama di ruas Kepri Mall-Panbil dan Muka Kuning-Bundaran Barelang.

“Kemacetan ini memang sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, pelebaran jalan ini menjadi salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2025,” kata Muhammad Rudi, Senin (25/11/2024).

Dalam rapat bersama seluruh deputi BP Batam setelah cuti kampanye selama dua bulan, Rudi memastikan perencanaan pelebaran jalan ini segera dilakukan.

“Kami akan menambah kapasitas jalan untuk mengurangi kemacetan dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Proyek ini merupakan bagian dari rangkaian program strategis BP Batam tahun 2025. Selain pelebaran Jalan Kepri Mall-Bundaran Barelang, ada juga pembangunan lanjutan Jalan Seraya dan peningkatan akses Jalan Trans Barelang.

“Pembangunan jalan ini tidak hanya mengurangi kemacetan tetapi juga mendukung kelancaran distribusi logistik, investasi, dan aktivitas ekonomi di Batam,” tambah Rudi.

Masyarakat Batam menyambut baik komitmen pemerintah ini. “Kami sangat berharap jalan ini segera diperlebar. Setiap hari kami menghabiskan waktu lebih dari satu jam hanya untuk perjalanan pulang kerja,” ujar Rinton seorang warga Sagulung.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik
Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru