Pemko dan BP Batam Tinjau Langsung Titik Banjir di Cipta Regency, Solusi Permanen Diusulkan Masuk Prioritas

Jumat, 9 Mei 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko dan BP Batam tengah meninjau titik banjir di Perumahan Cipta Regency, Jumat (9/5). Foto:dok/ag

Pemko dan BP Batam tengah meninjau titik banjir di Perumahan Cipta Regency, Jumat (9/5). Foto:dok/ag

MATAPEDIA6.com, BATAM-Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam turun langsung meninjau lokasi banjir di Perumahan Cipta Regency, Batam Center yang terjadi beberapa hari lalu.

Peninjauan ini dilakukan menyusul kekhawatiran warga terhadap luapan air yang kerap terjadi saat hujan deras melanda kawasan tersebut.

Di lokasi, rombongan melihat langsung kondisi drainase yang tersumbat dan menyempit, sehingga tidak mampu menampung aliran air dari Perumahan Modena Regency ke Cipta Regency. Penyebab utamanya, sedimentasi dari sisa proyek pelebaran jalan menuju bandara yang menumpuk di saluran air.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Suhar, menjelaskan bahwa solusi jangka pendek yang kini dilakukan adalah normalisasi saluran. Satu alat berat telah dikerahkan untuk memperdalam aliran air yang tersumbat.

“Normalisasi sementara akan kami lanjutkan hingga ke area perlintasan. Namun solusi jangka panjang adalah pelebaran drainase dan pembangunan jembatan penghubung antar dua perumahan yang akan kami ajukan sebagai proyek prioritas 2026,” kata Suhar, Jumat (9/5/2025).

Hal senada Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menyebutkan bahwa penanganan banjir menjadi perhatian utama pimpinan BP Batam, di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra. Mereka langsung meninjau sejumlah titik banjir sejak hujan deras mulai mengguyur Batam.

“Dari tinjauan tadi, memang perlu peningkatan infrastruktur, terutama gorong-gorong yang sudah tidak memadai. Kami akan berkoordinasi dengan Pemkot Batam untuk menyusun solusi terpadu secara bertahap,” ujarnya.

Ketua RT003 Cipta Regency, Agus Bagjana, menyambut baik rencana pemerintah. Menurutnya, luapan air makin parah sejak proyek pelebaran jalan rampung tahun lalu. Warga kini dihantui banjir setiap hujan datang.

“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah. Kami berharap usulan proyek tahun 2026 benar-benar diwujudkan agar warga bisa tenang menghadapi musim hujan,” kata Agus.

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Berita Terbaru