MATAPEDIA6.com, BATAM– Lonjakan pendaftar kembali membanjiri Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Batam pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026. Kuota yang terbatas membuat persaingan semakin ketat, terutama pada jalur reguler yang hanya menyediakan 360 kursi.
Kepala MAN 1 Batam, Rudy Hartono, memastikan proses penerimaan sejauh ini berjalan lancar dan terkendali.
“Sudah dan sejauh ini aman dan terkendali,” ujarnya kepada Matapedia6, Rabu (8/4/2026).
Ia menyebut, jumlah pendaftar tahun ini tetap tinggi dan tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Sejak dibuka awal Maret melalui sistem online, jalur reguler langsung diserbu calon peserta didik baru.
Panitia kini masih menjalankan tahapan seleksi. Tes tertulis telah digelar pada Sabtu (20/4), kemudian dilanjutkan dengan wawancara dan praktik sejak Minggu (21/4). Pada tahap ini, banyak peserta mulai tersaring.
Baca juga:OJK Cabut Izin Usaha BPR Sungai Rumbai, LPS Siapkan Likuidasi
“Seleksinya masih berjalan. Sudah masuk tahap wawancara dan praktik. Banyak yang akan dieliminasi karena kuota kita terbatas. Kita tetap menjaga kuota ideal,” tegas Rudy.
Untuk tahun ini, MAN 1 Batam menetapkan komposisi penerimaan sebanyak 360 siswa jalur reguler, 24 siswa untuk kelas Cambridge, dan 48 siswa untuk program keagamaan.
Keterbatasan daya tampung membuat pihak sekolah tidak bisa mengakomodasi seluruh pendaftar. Karena itu, orang tua dan calon siswa diminta bersiap menerima hasil seleksi.
“Tidak semua bisa kita terima. Kalau tidak lolos seleksi, silakan mencari sekolah lain,” ujar Rudy.
Tingginya minat setiap tahun menegaskan posisi MAN 1 Batam sebagai salah satu sekolah favorit di Batam. Di sisi lain, kondisi ini juga menjadi pengingat bahwa persaingan masuk sekolah unggulan semakin ketat dan selektif.
Baca juga:Kemenag Batam Gandeng Ombudsman Kawal Ketat Penerimaan Murid Madrasah
Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon


















