Amerika Serikat Serap Ekspor Terbesar di Batam Awal 2026

Rabu, 8 April 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis bersama Investor Amerika Serikat beberapa hari lalu. Foto:Humas BP Batam

Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis bersama Investor Amerika Serikat beberapa hari lalu. Foto:Humas BP Batam

75 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Kinerja ekspor Batam langsung menekan gas di awal 2026. Pelaku industri memanfaatkan permintaan global yang masih kuat, terutama dari pasar utama.

Amerika Serikat memimpin serapan dengan lonjakan 30,71 persen menjadi USD 860,32 juta sepanjang Januari–Februari 2026. Singapura menyusul di posisi kedua dengan nilai USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen.

India mencuri perhatian. Nilai ekspor ke negara tersebut melejit 410,23 persen menjadi USD 344,67 juta dibanding periode yang sama tahun lalu.

Permintaan dari pasar utama ini menegaskan produk Batam tetap kompetitif di tengah tekanan ekonomi global.

Baca juga:Wanita Muda Tewas di Kos Batu Aji, Polisi Temukan Jasad Bayi Tersembunyi di Lemari

Momentum juga menguat di pasar lain. Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta. Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta. Filipina ikut melonjak hingga USD 89,68 juta.

Dari sisi sektor, industri manufaktur terus menjadi penopang utama. Mesin dan peralatan listrik mendominasi dengan nilai USD 1.561,44 juta atau naik 24,75 persen.

Produk minyak dan lemak hewan/nabati tumbuh 44,77 persen menjadi USD 194,46 juta. Produk kimia naik 16,34 persen menjadi USD 167,74 juta. Perangkat optik juga melonjak 40,27 persen menjadi USD 54,30 juta.

Meski pasar utama tumbuh, total ekspor Batam justru terkoreksi 3,67 persen menjadi USD 3.107,47 juta dibanding periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini dipicu pelemahan pada sektor kapal, kakao/cokelat, serta produk besi dan baja olahan.

Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, menegaskan pihaknya akan menjaga laju sektor yang sedang tumbuh sekaligus membenahi sektor yang melemah.

“Pasar utama masih ekspansif dan beberapa sektor industri tetap positif. Kami fokus menjaga momentum sektor unggulan dan mempercepat pemulihan sektor yang terkoreksi,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Ia menilai struktur ekspor Batam masih solid karena ditopang pasar kuat dan basis manufaktur yang ekspansif.

BP Batam pun memperkuat langkah menjaga kinerja ekspor melalui perbaikan iklim investasi dan percepatan fasilitasi industri. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing produk Batam di pasar global sekaligus mendorong pemulihan sektor yang tertekan.

Baca juga:Pendaftar PPDB MAN 1 Kota Batam Membludak, Kuota Ketat: 360 Reguler, 24 Cambridge, 48 Keagamaan

 

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

BP Batam Gandeng Panbil dan PLN Batam Percepat Pengembangan KEK Tanjung Sauh
Batam Masuk 5 Besar ADLGA 2026, Pemko Percepat Digitalisasi Layanan Publik Berbasis Data
OJK, BEI, dan KADIN Dorong Perusahaan Kepri IPO untuk Perkuat Ekspansi Bisnis 
BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Perluas Insentif untuk Tarik Investasi Asing dan Dorong Kredit Perbankan
DBG Technology Resmikan Pabrik di Batam, Perkuat Basis Manufaktur Asia Tenggara
Pansus DPRD Batam Gandeng BP Batam, Soroti Krisis Bin Kontainer dalam Pembahasan Ranperda Sampah
BP Batam Gandeng Kantor Bahasa Kepri, Perkuat Standar Bahasa dalam Pelayanan Publik
Kepala BP Batam Amsakar: Nongsa Changi Cable Perkuat Posisi Batam sebagai Gerbang Ekonomi Digital Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:30 WIB

BP Batam Gandeng Panbil dan PLN Batam Percepat Pengembangan KEK Tanjung Sauh

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:43 WIB

OJK, BEI, dan KADIN Dorong Perusahaan Kepri IPO untuk Perkuat Ekspansi Bisnis 

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:56 WIB

BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Perluas Insentif untuk Tarik Investasi Asing dan Dorong Kredit Perbankan

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:33 WIB

DBG Technology Resmikan Pabrik di Batam, Perkuat Basis Manufaktur Asia Tenggara

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pansus DPRD Batam Gandeng BP Batam, Soroti Krisis Bin Kontainer dalam Pembahasan Ranperda Sampah

Berita Terbaru