KPK Minta DPRD Batam Perkuat Pengawasan Anggaran Daerah 2026

Selasa, 7 April 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KPK bersama dengan DPRD Batam di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Batam, Selasa (7/4/2026). Foto:Istimewa

KPK bersama dengan DPRD Batam di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Batam, Selasa (7/4/2026). Foto:Istimewa

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta DPRD Batam memperketat pengawasan terhadap anggaran daerah tahun 2026 yang mencapai sekitar Rp1,4 triliun guna mencegah potensi kebocoran dan praktik korupsi sejak tahap perencanaan.

Permintaan itu disampaikan dalam kegiatan di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Batam, Selasa (7/4/2026), yang dihadiri Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaluddin, Wakil Ketua I Aweng Kurniawan, jajaran pimpinan, serta seluruh anggota dewan. Sekretaris DPRD Batam Ridwan Apandi turut mendampingi.

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Agung Yudha Wibowo, menegaskan DPRD harus mempertajam fungsi pengawasan, terutama pada belanja daerah bernilai besar.

“Tahun 2026, anggaran belanja Pemko Batam sekitar Rp1,4 triliun. DPRD harus mengawasi secara serius. Jangan sampai fungsi pengawasan tumpul,” tegas Agung.

Ia meminta DPRD tidak ragu berkoordinasi dengan KPK jika menemukan kendala dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Baca juga:KPK Soroti Kerawanan Korupsi di Batam, Pemko Diminta Perkuat Integritas dan Tata Kelola

“Kalau tidak sanggup, silakan berkoordinasi dengan KPK. Jangan sampai celah dimanfaatkan,” ujarnya.

Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP), KPK mengidentifikasi sejumlah titik rawan korupsi, terutama pada skema pengadaan langsung dan e-purchasing. Nilai pengadaan langsung tercatat sekitar Rp237 miliar, sementara e-purchasing mencapai Rp774 miliar.

Agung menjelaskan, kedua skema tersebut kerap menjadi celah praktik korupsi jika tidak diawasi secara ketat. Ia menekankan pencegahan harus dimulai sejak tahap perencanaan.

“Korupsi sebenarnya bisa dideteksi sejak awal. Kalau dicegah dan dimitigasi sejak perencanaan, praktiknya bisa gugur sebelum terjadi,” katanya.

Ia juga menyoroti masih munculnya kasus korupsi akibat lemahnya pengawasan sejak awal siklus anggaran.

Dalam kesempatan itu, KPK mendorong DPRD tidak bersikap pasif, terutama pada tahapan penting dalam proses penganggaran. Pengawasan yang optimal dinilai tidak hanya mencegah korupsi, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

“Kalau pengawasan berjalan baik, pendapatan daerah bisa optimal, belanja lebih efisien, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Agung.

Selain itu, ia menilai peningkatan kesejahteraan resmi, seperti tunjangan, dapat membantu mengurangi godaan praktik korupsi.

Agung menambahkan, Batam memiliki potensi besar sebagai pusat investasi dan logistik nasional. Karena itu, pengelolaan anggaran yang akuntabel menjadi kunci agar potensi tersebut berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Batam ini daerah strategis. Kalau dikelola dengan baik, bisa menjadi daerah yang maju dan sejahtera,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh anggota DPRD untuk lebih peka terhadap potensi kebocoran anggaran serta menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.

“DPRD paling memahami kondisi daerah. Di mana kebocoran dan yang belum optimal, itu DPRD yang tahu. Tinggal dijalankan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Baca juga:Polisi Tangkap “Rayap Besi” di Batam, Sindikat Pencuri Kabel hingga Travo Dibongkar

Editor:Zalfirega 

 

 

 

Berita Terkait

Rutan Batam Sembelih 22 Hewan Kurban, Jumlah Meningkat Tajam dari Tahun Lalu
Aweng Kurniawan: Gerindra Turun Langsung Salurkan Kurban, Sapi 1 Ton dari Prabowo untuk Pulau Kasu
Tambah 19 Unit Armada, Trans Batam Pangkas Waktu Tunggu dan Perkuat Layanan Port to Port
Pemko Batam Raih Penghargaan Kemendikbud, Kolaborasi Sekolah Swasta dalam SPMB
PT TPM Sebut 98 Persen Warga Tembesi Tower Sudah Terima Sagu Hati
Lapas dan Rutan Batam Razia Kamar Warga Binaan, Petugas Gabungan Cek Narkoba dan HP Ilegal
DPRD Batam Apresiasi Investasi AI Data Center Rp5 Miliar Dolar, Aweng Kurniawan: Perkuat Daya Saing Kota
Kejari Batam Raih Predikat Kejaksaan Negeri Tipe A Terbaik Kedua di Ajang Nasional 2026

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:13 WIB

Rutan Batam Sembelih 22 Hewan Kurban, Jumlah Meningkat Tajam dari Tahun Lalu

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:33 WIB

Aweng Kurniawan: Gerindra Turun Langsung Salurkan Kurban, Sapi 1 Ton dari Prabowo untuk Pulau Kasu

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:35 WIB

Tambah 19 Unit Armada, Trans Batam Pangkas Waktu Tunggu dan Perkuat Layanan Port to Port

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:12 WIB

Pemko Batam Raih Penghargaan Kemendikbud, Kolaborasi Sekolah Swasta dalam SPMB

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:29 WIB

PT TPM Sebut 98 Persen Warga Tembesi Tower Sudah Terima Sagu Hati

Berita Terbaru