MATAPEDIA6.com, BATAM – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut angkat bicara terkait penyaluran Pertalite di SPBU 13.294.704 Batam yang menjadi sorotan. Hasil penelusuran internal menyimpulkan distribusi BBM subsidi tersebut telah berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam keterangan resmi disampaikan Humas Pertamina Galuh Anjasmara dilansir pada Minggu (19/7/2026). Pertamina menjelaskan, pembelian Pertalite dilakukan oleh konsumen yang mengantongi Surat Rekomendasi dari Dinas Perhubungan Kota Batam.
BBM tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan transportasi air bermotor tempel dengan mekanisme pembelian menggunakan jerigen di SPBU yang telah ditetapkan.
Pada hari kejadian, tercatat penyaluran Pertalite sebanyak 1.000 liter. Volume tersebut, menurut Pertamina, masih berada dalam batas alokasi yang tercantum dalam surat rekomendasi milik konsumen.
Hasil penelusuran juga membantah informasi yang menyebut BBM diangkut menggunakan kendaraan perusahaan.
Pertamina menyatakan kendaraan yang digunakan merupakan milik perseorangan, bukan milik badan usaha atau perusahaan.
Selain itu, Pertamina memastikan transaksi tersebut tidak menggunakan QR Code Subsidi Tepat kendaraan.
QR Code kendaraan yang bersangkutan telah dihapus dan berstatus tidak aktif sebelum transaksi berlangsung.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan akan terus mengawasi distribusi BBM subsidi agar penyalurannya tetap sesuai regulasi dan tepat sasaran.
Perusahaan juga mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi penyaluran BBM bersubsidi.
“Jika menemukan dugaan penyimpangan, masyarakat diminta melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” imbau dia.
Editor:Zalfirega










