MATAPEDIA6.com, JAKARTA – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, membawa sederet capaian ekonomi Batam ke hadapan Komisi VI DPR RI.
Di tengah persaingan menarik investasi nasional, Batam mencatat lonjakan realisasi investasi hingga 72,83 persen sepanjang 2025 sekaligus membidik opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut.
Capaian tersebut dipaparkan Amsakar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (16/7/2026). Ia hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra serta jajaran deputi BP Batam.
Dalam paparannya, Amsakar menyampaikan bahwa performa ekonomi Batam sepanjang 2025 tetap berada di jalur positif. Pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,11 persen.
Dari sisi investasi, Batam membukukan realisasi sebesar Rp44,01 triliun berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal. Nilai tersebut meningkat 72,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya sekaligus melampaui target hingga 118,97 persen.
Tak hanya itu, kinerja keuangan BP Batam juga tetap terjaga. Sepanjang Tahun Anggaran 2025, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berhasil direalisasikan sebesar Rp1,93 triliun.
Amsakar mengatakan, pencapaian tersebut menjadi indikator bahwa Batam mampu menjaga daya tarik sebagai kawasan investasi sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Capaian investasi yang terus tumbuh dan proyeksi opini WTP ke-10 menunjukkan bahwa Batam tidak hanya mampu menjaga daya saing sebagai tujuan investasi, tetapi juga terus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel,” kata Amsakar.
BP Batam juga optimistis kembali meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Jika terealisasi, penghargaan tersebut akan menjadi opini WTP ke-10 secara berturut-turut sejak 2016.
Menurut Amsakar, keberhasilan itu akan menjadi pijakan untuk mempercepat transformasi tata kelola lembaga melalui digitalisasi, peningkatan pengawasan, serta optimalisasi penerimaan negara.
“Ke depan, BP Batam akan mempercepat digitalisasi pengelolaan keuangan, mengoptimalkan penerimaan negara, memperkuat pengendalian internal, agar setiap rupiah anggaran memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pengembangan KPBPB Batam,” tegasnya.
Paparan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. Ia menilai BP Batam berhasil menunjukkan kinerja yang positif dalam mengembangkan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.
Andre berharap capaian itu dapat terus dipertahankan melalui peningkatan kualitas pelayanan investasi, kepastian berusaha, serta penguatan tata kelola lembaga sehingga Batam tetap menjadi salah satu motor penggerak investasi nasional.
Baca juga:Polsek Batu Aji Kawal Ketat Kunjungan Dubes Palestina ke Masjid Raya Sultan Mahmud Riayat Syah Batam
Editor:Miezon










