Investasi Batam Melonjak 102 Persen pada Triwulan I 2026, Sumbang Seperempat Pertumbuhan Nasional

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis. Foto:Humas BP Batam

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis. Foto:Humas BP Batam

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kinerja investasi Kota Batam kembali mencatatkan lonjakan signifikan pada Triwulan I 2026. Realisasi investasi mencapai Rp17,48 triliun, naik 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan menempatkan Batam sebagai salah satu motor utama pertumbuhan investasi nasional.

Secara nasional, realisasi investasi pada Triwulan I 2026 tercatat sebesar Rp498,8 triliun atau tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari tambahan investasi nasional sekitar Rp33,5 triliun, Batam menyumbang sekitar Rp8,86 triliun atau setara 26,5 persen. Dengan capaian tersebut, laju pertumbuhan investasi Batam hampir 14 kali lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menilai capaian tersebut mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap Batam sebagai kawasan investasi strategis di Indonesia.

“BP Batam akan terus memperkuat kemudahan berusaha, kepastian regulasi, percepatan perizinan, serta pembangunan infrastruktur agar iklim investasi semakin kompetitif,” kata Amsakar, Minggu (5/7/2026).

Ia menegaskan, peningkatan investasi juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang menempatkan investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:AJI Batam dan Dompet Dhuafa Gelar Nobar-Diskusi Gaza, Hadirkan Delegasi Global Sumud Flotilla

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan keberhasilan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan kepada investor agar momentum pertumbuhan tetap terjaga.

“Pelayanan publik yang semakin cepat, kolaborasi lintas instansi yang semakin kuat, serta penyelesaian berbagai hambatan investasi secara cepat dan terukur menjadi faktor penentu untuk memberikan kepastian dan kenyamanan bagi investor,” ujarnya.

Menurut Li Claudia, arus investasi yang terus meningkat diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja, meningkatnya daya saing industri, serta pertumbuhan ekonomi Batam yang lebih inklusif.

Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menyebut kontribusi Batam yang mencapai 26,5 persen terhadap tambahan investasi nasional menunjukkan efektivitas berbagai kebijakan stimulus dan pelonggaran yang diterapkan BP Batam.

“Batam bukan hanya kawasan industri, tetapi telah berkembang menjadi pusat eksekusi investasi strategis Indonesia,” ujar Fary.

Ia mengatakan BP Batam akan terus mempercepat realisasi berbagai proyek strategis, mulai dari sektor manufaktur berteknologi tinggi, pusat data (data center), kecerdasan buatan (AI), energi, logistik, hingga industri hilir yang menghasilkan nilai tambah tinggi.

“Kami optimistis Batam akan terus menjadi destinasi investasi paling kompetitif di Indonesia sekaligus memperkuat posisinya sebagai gerbang investasi Asia Tenggara,” pungkasnya.

Baca juga:Perda PSU Perumahan Disahkan, Pemkot Batam Siapkan Solusi untuk Aset Mangkrak dan Kepastian Hukum

Editor:Zalfirega 

Berita Terkait

Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun, OJK Dorong Ekosistem Kredit Berbasis Data
Inflasi Kepri Turun Jadi 3,49 Persen pada September 2026
PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center
RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo, Lebih dari 90 Persen Aset Jaringan Dialihkan ke InfraNexia
BP Batam Kenalkan Kesiapan Ekosistem Data Centre di Tech Week Singapore
UNCTAD Catat Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia
BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Kredit Perbankan Tumbuh 13,65 Persen pada Agustus 2026
Gebyar Melayu Pesisir 2026 Bidik Pasar Lebih Luas bagi UMKM Kepri

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun, OJK Dorong Ekosistem Kredit Berbasis Data

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Inflasi Kepri Turun Jadi 3,49 Persen pada September 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:03 WIB

PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:45 WIB

RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo, Lebih dari 90 Persen Aset Jaringan Dialihkan ke InfraNexia

Rabu, 30 September 2026 - 20:01 WIB

BP Batam Kenalkan Kesiapan Ekosistem Data Centre di Tech Week Singapore

Berita Terbaru