Aksi pelaku yang tertangkap CCTV saat melakukan pencurian di toko 24 jam kawasan Simpang Puncak, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Minggu (5/7/2026). Matapedia6.com/Ali
67
/ 100
Skor SEO
MATAPEDIA6.com, JAMBI – Aksi pencurian handphone (HP) dengan modus berpura-pura menjadi pembeli dan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sebuah toko 24 jam kawasan Simpang Puncak, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, viral di media sosial setelah terekam kamera CCTV.
Peristiwa itu terjadi di sebuah toko 24 jam di Jalan Gajah Mada, Simpang Puncak, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Berdasarkan rekaman CCTV, aksi tersebut diduga dilakukan oleh tiga orang pelaku yang datang menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna merah hitam dari arah Handil.
Mereka diduga telah membagi peran sejak awal. Seorang pelaku berpura-pura menjadi pembeli dengan meminta pengisian BBM senilai Rp5.000, seorang lainnya menunggu di dekat dispenser pom mini, sementara satu pelaku lain mengawasi situasi di sekitar lokasi.
Saat penjaga toko sibuk melayani pengisian BBM, pelaku utama masuk ke area kasir.
Sempat gagal pada percobaan pertama karena kondisi belum memungkinkan, pelaku kembali meminta pengisian BBM untuk kedua kalinya.
Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku melihat sebuah handphone yang tergeletak di atas laci etalase.
Dengan cepat, ia mengambil ponsel tersebut menggunakan tangan kanan, lalu memasukkannya ke saku belakang celana tanpa menimbulkan kecurigaan.
Usai transaksi selesai, ketiga pelaku langsung meninggalkan lokasi dengan sepeda motor yang mereka gunakan.
Pelaku yang tertangkap CCTV saat melakukan pencurian di toko 24 jam kawasan Simpang Puncak, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Minggu (5/7/2026). Matapedia6.com/Ali
Penjaga toko baru menyadari handphone miliknya hilang ketika kembali ke meja kasir.
Setelah memeriksa rekaman CCTV, aksi pencurian tersebut terlihat jelas, termasuk sosok pelaku yang mengenakan helm merah saat mengambil ponsel.
Pemilik toko, Guntur, mengatakan kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta.
“HP itu dulu saya beli baru sekitar Rp2 jutaan. Di dalamnya juga ada saldo sekitar Rp1 jutaan. Setelah dicek CCTV, memang terlihat jelas diambil pelaku,” ujarnya.
Menurut korban, ketiga pelaku masih berusia muda dan saat beraksi mengenakan pakaian serba hitam. Mereka datang dan melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Korban berharap para pelaku memiliki itikad baik untuk mengembalikan handphone tersebut.
Namun apabila tidak ada penyelesaian, ia memastikan akan menyerahkan rekaman CCTV kepada pihak kepolisian sebagai barang bukti sekaligus melaporkan kejadian tersebut agar diproses sesuai hukum yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pemilik toko, khususnya usaha yang beroperasi hingga larut malam atau 24 jam, agar tidak meletakkan barang berharga di area kasir yang mudah dijangkau pengunjung.
Aksi pencurian dengan modus berpura-pura menjadi pembeli diduga mulai marak terjadi di Kota Jambi.
Beberapa bulan sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di kawasan Jambi Timur dan hingga kini pelakunya belum berhasil ditangkap.