MATAPEDIA6.com, BATAM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara. Imbauan itu disampaikan di tengah tren penurunan angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Batam dalam tiga tahun terakhir.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengatakan keselamatan berkendara harus menjadi tanggung jawab bersama. Menurut dia, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci utama untuk menekan angka kecelakaan maupun fatalitas.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Patuhi aturan lalu lintas, periksa kondisi kendaraan sebelum digunakan, gunakan helm maupun sabuk pengaman, serta lengkapi surat kendaraan dan SIM,” kata Kompol Afiditya kepada wartawan di ruangannya Jumat (17/7/2026).
Kata dia, dari data analisa dan evaluasi (Anev) Satlantas Polresta Barelang menunjukkan jumlah kecelakaan lalu lintas di Batam masih tergolong tinggi. Namun, jumlah korban meninggal dunia terus mengalami penurunan.
Sepanjang 2023 tercatat 800 kecelakaan dengan 96 korban meninggal dunia, 157 korban luka berat, dan 880 korban luka ringan.
Pada 2024, angka kecelakaan meningkat menjadi 917 kasus. Meski demikian, jumlah korban meninggal turun menjadi 78 orang, dengan 181 korban luka berat dan 979 korban luka ringan.
Sementara sepanjang 2025 terjadi 888 kecelakaan. Dari jumlah tersebut, korban meninggal turun drastis menjadi 30 orang, sedangkan korban luka berat tercatat 137 orang dan luka ringan mencapai 1.085 orang.
Kompol Afiditya menjelaskan, meningkatnya jumlah kecelakaan tidak terlepas dari pertumbuhan penduduk dan kendaraan bermotor di Batam yang terus bertambah setiap tahun.
Meski secara jumlah kasus meningkat, menurut dia, jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan penduduk dan kendaraan, tingkat kecelakaan sebenarnya menunjukkan tren yang membaik.
Baca juga:Pengemudi Land Cruiser Diduga Tabrak Empat Motor dan Kios Pedagang di Pasar Tos 3000 Batam
“Secara kuantitas angka kecelakaan memang bertambah dari tahun ke tahun. Hal itu dipengaruhi meningkatnya jumlah penduduk maupun kendaraan. Namun secara kualitas justru menurun apabila dibandingkan dengan persentase pertumbuhan penduduk dan kendaraan yang ada,” ujarnya.
Ia menilai penurunan angka fatalitas merupakan hasil berbagai upaya yang dilakukan kepolisian bersama pemerintah daerah dan instansi terkait. Langkah tersebut meliputi edukasi keselamatan berlalu lintas, penegakan hukum, hingga evaluasi terhadap kondisi jalan serta fasilitas pendukung keselamatan.
“Polri bersama instansi terkait dan pemerintah daerah terus mengupayakan berbagai terobosan, termasuk peningkatan infrastruktur keselamatan berlalu lintas agar angka kecelakaan maupun fatalitas dapat terus ditekan,” katanya.
Selain itu, Satlantas Polresta Barelang terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk membangun budaya tertib berlalu lintas, termasuk melalui pemasangan rambu-rambu di titik yang dinilai rawan kecelakaan.
“Kami dari kepolisian terus melakukan koordinasi dengan pemerintah dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, khususnya dalam pemasangan rambu lalu lintas,” ujar Afiditya.
Baca juga:IMOX 2026 Kembali Digelar di Batam, 220 Perusahaan Maritim Dunia Siap Ramaikan Pameran Internasional
Penulis: Zalfirega|Editor:Trio










