MATAPEDIA6.com, BATAM – BP Batam melanjutkan peremajaan Underpass Pelita dengan pendekatan yang berbeda.
Di tengah upaya mempercantik salah satu akses penting di pusat Kota Batam itu, BP Batam memilih tidak mengubah struktur utama underpass demi menjaga kekuatan konstruksinya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari program revitalisasi infrastruktur yang didorong Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.
Keduanya menempatkan peningkatan kualitas fasilitas publik sebagai salah satu prioritas pelayanan kepada masyarakat.
Peremajaan Underpass Pelita tidak hanya menyasar tampilan fisik.
BP Batam juga membenahi aspek keamanan, kenyamanan, dan fungsi fasilitas agar kawasan tersebut lebih representatif sebagai wajah kota.
Baca juga:BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat di Rempang, Amsakar Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas
Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengatakan seluruh pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan konstruksi.
Karena itu, tim pelaksana menghindari pekerjaan yang berpotensi memengaruhi struktur utama underpass.
“Kami berusaha untuk tidak menyentuh struktur utama underpass agar tidak mempengaruhi kekuatannya, sehingga kami menghindari pengeboran pada bagian atap underpass,” kata Mouris, Kamis (16/7/2026).
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian tutup drainase dan penambahan struktur penguat lightbox.
BP Batam menargetkan fasilitas tersebut lebih kokoh, stabil, dan memiliki daya tahan yang lebih baik dalam jangka panjang.
Selain pembenahan fisik, BP Batam juga memperkuat sistem pengawasan dengan memasang sejumlah kamera pengawas atau CCTV di area underpass.
Langkah ini diambil untuk memantau kondisi fasilitas publik sekaligus mencegah aksi vandalisme maupun pencurian komponen infrastruktur yang kerap merugikan masyarakat.
Menurut Mouris, progres pekerjaan terus berjalan dan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026.
Setelah seluruh tahapan selesai, fasilitas di Underpass Pelita diharapkan dapat berfungsi optimal serta memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jalan.
BP Batam juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun.
Partisipasi publik dinilai penting agar hasil revitalisasi dapat bertahan lebih lama dan manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan.
Baca juga:Pertamina Bantah Isu Mogok AMT, Distribusi BBM Sumut Diperkuat dengan Operasi 24 Jam
Editor: Zalfirega










