Pemprov Kepri Bangun SMKN 13 Batam, Amsakar: Investasi untuk Masa Depan Generasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat sambutan di acara peletakan batu pertama  Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 13 Bengkong, Senin (13/7/2026). Foto:Ist

Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat sambutan di acara peletakan batu pertama Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 13 Bengkong, Senin (13/7/2026). Foto:Ist

70 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi memulai pembangunan SMK Negeri (SMKN) 13 Batam di Bengkong Pertiwi, RW 13, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin (13/7/2026).

Kehadiran sekolah baru itu diharapkan memperluas akses pendidikan vokasi sekaligus menjawab tingginya kebutuhan ruang belajar di Batam.

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, Camat Bengkong, Kepala Dinas Pendidikan Kepri Andi Agung, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan pembangunan sekolah bukan sekadar menghadirkan gedung baru, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di masa depan.

“Untuk sukses hidup di dunia dan akhirat, jawabannya adalah pendidikan. Pendidikan merupakan jalan tercepat untuk melakukan transformasi kelas sosial menjadi lebih baik. Kehadiran kita hari ini adalah bentuk ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas SDM di negeri yang kita cintai ini,” kata Amsakar dilansir laman media center, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, kualitas SDM akan menjadi penentu daya saing Batam di tengah pertumbuhan investasi dan industri yang terus berkembang. Karena itu, pembangunan manusia menjadi prioritas pemerintah, berjalan beriringan dengan percepatan pembangunan infrastruktur.

Amsakar menyebut Pemko Batam telah menggulirkan sejumlah program untuk memperluas akses pendidikan, mulai dari penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP negeri maupun swasta hingga perluasan beasiswa bagi mahasiswa.

Pemko Batam juga meluncurkan dua skema baru, yakni Beasiswa Anak Berprestasi untuk Keluarga Tidak Mampu dan Beasiswa Anak Berprestasi Hinterland.

Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Politeknik Negeri Batam, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).

Baca juga:TPK Batu Ampar Naik Kelas, Produktivitas Melonjak dan Ongkos Logistik ke Shanghai Turun hingga 50 Persen

“Kami ingin mempersiapkan SDM Batam dengan matang agar tidak ada lagi narasi kekalahan dari anak-anak negeri yang merasa hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri. Pemerintah harus hadir dan berpihak agar anak-anak kita mampu mengambil peran dalam pembangunan Batam dan Kepulauan Riau di masa depan,” ujarnya.

Selain pendidikan, Amsakar juga menyinggung peningkatan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat lanjut usia. Kuota penerima bantuan lansia, kata dia, bertambah dari 2.000 menjadi 4.000 orang, sementara nilai bantuan meningkat dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per penerima.

Terkait pembangunan SMKN 13 Batam, Amsakar mengatakan Pemko Batam bersama BP Batam sejak awal mendukung penyediaan lahan yang diajukan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

Meski proses penetapan lahan di Batam memiliki mekanisme tersendiri, koordinasi dengan Direktorat Lahan BP Batam dan dukungan masyarakat membuat seluruh tahapan dapat diselesaikan.

“Pembangunan sekolah ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi sedang menyiapkan peradaban dan masa depan Batam. Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat hari ini, tetapi akan dirasakan oleh generasi mendatang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Andi Agung menyebut pembangunan SMKN 13 menjadi langkah penting dalam pemerataan pendidikan vokasi di Batam. Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam yang telah menyediakan lahan sehingga proyek tersebut dapat direalisasikan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Bapak Wali Kota Batam dan BP Batam atas alokasi lahan di wilayah Bengkong. Ini menjadi langkah awal yang sangat penting dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Tanjung Buntung,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, pembangunan sekolah telah direncanakan sejak 2025 dan mulai dikerjakan pada 2026 dengan anggaran tahap awal sekitar Rp3 miliar beserta fasilitas pendukung.

Meski pembangunan fisik baru dimulai, SMKN 13 Batam telah menerima sekitar 350 siswa pada tahun ajaran perdana. Sekolah itu membuka empat kompetensi keahlian, yakni Teknik Pengelasan, Teknik Komputer dan Jaringan, Elektronika, serta Teknik Industri.

Menurut Andi, kebutuhan sekolah negeri di Batam masih terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan kejuruan.

Karena itu, Pemprov Kepri kembali mengharapkan dukungan Pemko Batam dan BP Batam dalam penyediaan lahan untuk pembangunan SMA dan SMK baru.

Sebagai bagian dari perluasan pendidikan vokasi, Pemprov Kepri juga mengonversi SMA Negeri 18 menjadi SMK Negeri 15 dan SMA Negeri 29 di Tiban Indah menjadi SMK Negeri 16. Kedua sekolah tersebut kini masing-masing telah menampung hampir 400 siswa.

Andi berharap sinergi antara Pemprov Kepri, Pemko Batam, dan BP Batam terus diperkuat agar kebutuhan lahan pendidikan dapat terpenuhi dan akses masyarakat terhadap sekolah menengah, khususnya pendidikan vokasi, semakin luas.

“Kami berharap Bapak Wali Kota Batam yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam dapat terus memberikan kemudahan dalam proses penetapan lahan bagi pembangunan satuan pendidikan yang masih sangat dibutuhkan ke depan,” tutupnya.

Baca juga:Dua Nelayan Terombang-ambing di Perairan Perbatasan Karimun-Malaysia, Tim SAR Temukan Selamat

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Paspor Simpatik Diserbu Warga, Imigrasi Batam Layani 190 Pemohon di Akhir Pekan
Pengemudi Land Cruiser Diduga Tabrak Empat Motor dan Kios Pedagang di Pasar Tos 3000 Batam
Musik Warung Ganggu Kenyamanan Warga Dini Hari, Polsek Batu Aji Imbau Pelaku Usaha Jaga Kamtibmas
Laporan Masuk Lewat 110, Polsek Batu Aji Gerak Cepat Bantu Penanganan Dua Korban Laka di RS Graha Hermine
BP Batam Mulai Bangun Bundaran Raja Ali Marhum, Awali Penataan Wajah Kota Batam
Polda Kepri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Tiket Kontingen Pesparawi Kepri
RDPU DPRD Batam Bahas Sengketa KSB Mangsang, Warga Minta Kepastian Relokasi dan Status Lahan
Batam Jadi Pangkalan Utama Armada Pengawas KKP, 10 Kapal Baru Jaga Laut Natuna Utara

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:55 WIB

Pemprov Kepri Bangun SMKN 13 Batam, Amsakar: Investasi untuk Masa Depan Generasi

Senin, 13 Juli 2026 - 15:49 WIB

Paspor Simpatik Diserbu Warga, Imigrasi Batam Layani 190 Pemohon di Akhir Pekan

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:57 WIB

Pengemudi Land Cruiser Diduga Tabrak Empat Motor dan Kios Pedagang di Pasar Tos 3000 Batam

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:25 WIB

Musik Warung Ganggu Kenyamanan Warga Dini Hari, Polsek Batu Aji Imbau Pelaku Usaha Jaga Kamtibmas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:49 WIB

Laporan Masuk Lewat 110, Polsek Batu Aji Gerak Cepat Bantu Penanganan Dua Korban Laka di RS Graha Hermine

Berita Terbaru