Batam Jadi Pangkalan Utama Armada Pengawas KKP, 10 Kapal Baru Jaga Laut Natuna Utara

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KKP membangun 10 kapal pengawas kelas I baru sekaligus memperluas dermaga PSDKP Batam yang akan berfungsi sebagai pangkalan utama armada pengawasan. Foto:Istimewa

KKP membangun 10 kapal pengawas kelas I baru sekaligus memperluas dermaga PSDKP Batam yang akan berfungsi sebagai pangkalan utama armada pengawasan. Foto:Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat pengawasan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan kapasitas Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi menekan praktik Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUUF) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711.

KKP membangun 10 kapal pengawas kelas I baru sekaligus memperluas dermaga PSDKP Batam yang akan berfungsi sebagai pangkalan utama armada pengawasan. Penambahan tersebut akan memperkuat armada patroli KKP yang saat ini berjumlah 34 kapal.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan mengatakan, penambahan kapal pengawas harus diimbangi dengan infrastruktur pendukung yang memadai.

“Penambahan armada ini tentu harus didukung dengan penyediaan prasarana dermaga yang memadai, sehingga mampu menampung kapal-kapal berukuran besar yang saat ini sedang dibangun,” kata Didit dalam keterangan resminya, Jumat (10/7/2026).

Direktur Jenderal PSDKP Pung Nugroho Saksono atau Ipunk menegaskan, Batam dipilih sebagai pangkalan utama karena memiliki posisi yang strategis untuk menjangkau Laut Natuna Utara.

Baca juga:33 Peserta Batam Lolos Final MTQ Kepri 2026, Siap Bersaing di Berbagai Cabang Musabaqah

Menurutnya, wilayah WPPNRI 711 masih menjadi salah satu kawasan yang rawan terhadap praktik pencurian ikan oleh kapal-kapal ilegal.

Dengan menempatkan armada pengawas di Batam, respons terhadap pelanggaran di perairan tersebut diharapkan menjadi lebih cepat dan efektif.

“Batam menjadi pangkalan utama bagi kapal pengawas yang beroperasi di WPPNRI 711 Laut Natuna Utara. Kawasan perairan tersebut masih tergolong rawan terhadap praktik pencurian ikan ilegal atau illegal fishing,” ujar Ipunk.

KKP juga memastikan seluruh proyek pembangunan berlangsung dengan pengawasan Kejaksaan RI.

Pendampingan tersebut dilakukan untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, serta memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penguatan armada dan infrastruktur pengawasan ini diharapkan mempersempit ruang gerak pelaku pencurian ikan sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan sumber daya kelautan Indonesia, terutama di perairan strategis Laut Natuna Utara.

Baca juga:OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

ART Diduga Bunuh Majikan di Batam, Polisi Ungkap Motif Sakit Hati
Polisi Mediasi Keributan Pemuda di Nongsa hingga Berakhir Damai
Beras SPHP Dijual Rp56.500, Polsek Batu Aji dan Bulog Gelontorkan 5,5 Ton untuk Warga
Operasi Gaktib hingga Subuh di 7 THM Batam, Satpom Lanud Hang Nadim Nyatakan Nihil Pelanggaran
Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam Mulai Pulihkan Aliran Air
Kasus Mobil Mewah di Batam, Konsumen Soroti Perbedaan Data Kendaraan 
Patroli Imigrasi di Canggu Amankan Lima WNA karena Overstay
Polda Kepri Minta Orang Tua Cegah Anak Datang ke Lokasi Aksi Berpotensi Ricuh

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:43 WIB

ART Diduga Bunuh Majikan di Batam, Polisi Ungkap Motif Sakit Hati

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Polisi Mediasi Keributan Pemuda di Nongsa hingga Berakhir Damai

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Beras SPHP Dijual Rp56.500, Polsek Batu Aji dan Bulog Gelontorkan 5,5 Ton untuk Warga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam Mulai Pulihkan Aliran Air

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kasus Mobil Mewah di Batam, Konsumen Soroti Perbedaan Data Kendaraan 

Berita Terbaru