MATAPEDIA6.com, BATAM – Sebuah mobil Toyota Land Cruiser GR Sport berwarna hitam dengan nomor polisi BP 37 KRV diduga menabrak empat sepeda motor dan lima lapak pedagang di kawasan Pasar Tos 3000, Jodoh, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Minggu (12/7/2026) dini hari.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, mobil tersebut melaju dari arah P2 menuju Pasar Tos 3000 dengan kecepatan tinggi.
Setibanya di kawasan pasar, mobil diduga lebih dulu menabrak sepeda motor milik pedagang yang sedang terparkir.
Insiden tersebut memicu teriakan para pedagang yang berada di sekitar lokasi.
Alih-alih menghentikan kendaraannya, pengemudi justru diduga semakin menekan pedal gas hingga akhirnya menabrak lapak pedagang.
Sedikitnya empat sepeda motor mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
Baca juga: Satlantas Polresta Barelang Catat 1.043 Kasus Kecelakaan Sepanjang 2025, 33 Orang Meninggal
Salah seorang pedagang, Esra, mengatakan pengemudi sempat menjadi sasaran amarah warga dan pedagang yang berada di lokasi.
“Awalnya dia menabrak motor pedagang. Kami teriaki supaya berhenti, tapi malah tambah ngebut dan menabrak kios,” ujar Esra.
Menurut Esra, pengemudi diketahui berinisial JK yang disebut merupakan warga Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja.
Esra menuturkan, setelah mobil berhenti, pengemudi tetap bertahan di dalam kendaraan meski warga meminta agar keluar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Karena tidak mendapat respons, sejumlah pedagang akhirnya merusak kaca mobil dan berusaha mengeluarkan pengemudi. Namun, pengemudi baru keluar setelah petugas kepolisian tiba di lokasi.
Pedagang lainnya, Rida, mengaku mencium aroma minuman keras saat pengemudi keluar dari mobil.
“Pas keluar dari mobil, komdisinya sempoyongan. Kayaknya sopirnya mabuk,” kata Rida.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Batam, Mobil Wuling Terhimpit Dibawah Roda Truk Crane
Ia menambahkan, pengemudi kemudian diamankan oleh polisi. Namun, dirinya tidak mengetahui ke mana yang bersangkutan dibawa.
“Yang saya lihat tadi malam polisi langsung mengambil KTP dan SIM sopir,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan terhadap pengemudi maupun penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Sementara itu, kepada media, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang Iptu Jefri mengaku belum menerima laporan lengkap mengenai peristiwa itu.
“Nanti kita cek dulu ya, saya belum monitor,” singkatnya.
Baca juga:Musik Warung Ganggu Kenyamanan Warga Dini Hari, Polsek Batu Aji Imbau Pelaku Usaha Jaga Kamtibmas
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega










