MATAPEDIA6.com, MEDAN-Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mempercepat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara untuk memastikan pasokan energi masyarakat tetap aman di tengah penataan pola distribusi.
Perusahaan terus memantau stok, penyaluran, serta kondisi di seluruh Fuel Terminal dan SPBU agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Saat ini, Pertamina juga menata pola distribusi bersama mitra transportir guna meningkatkan keandalan layanan, terutama saat terjadi lonjakan kebutuhan BBM.
Penataan tersebut berdampak pada penyesuaian distribusi ke sejumlah SPBU yang berada dalam wilayah layanan Fuel Terminal Medan. Meski demikian, Pertamina memastikan stok BBM masih berada pada level aman dan terus mempercepat proses penyaluran.
Untuk mempercepat normalisasi distribusi, Pertamina mengoperasikan Fuel Terminal Medan Group selama 24 jam tanpa henti. Perusahaan juga menambah 35 unit mobil tangki melalui skema spot charter, memperkuat personel Awak Mobil Tangki (AMT) dengan dukungan Bekang TNI dan Kodaerah I Belawan, serta mengoptimalkan alih suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.
Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat distribusi BBM ke SPBU sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Baca juga:Pertamina Patra Niaga Latih 10 UMKM Sumbagut Siap Ekspor Lewat Go Global Academy
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan percepatan distribusi menjadi fokus utama perusahaan dalam menjaga pasokan energi di Sumatera Utara.
“Kami terus melakukan berbagai upaya percepatan agar distribusi BBM kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Melalui operasional Fuel Terminal Medan Group selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel Awak Mobil Tangki, serta dukungan alih suplai dari terminal penyangga, kami berupaya memastikan penyaluran BBM ke seluruh SPBU dapat berlangsung lebih cepat sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan standar Health, Safety, Security, & Environment (HSSE),” ujar Fahrougi dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).
Selain mempercepat distribusi, Pertamina juga terus memantau kondisi stok, antrean kendaraan, dan realisasi penyaluran di setiap SPBU.
Koordinasi dilakukan secara intensif bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Hiswana Migas, dan aparat keamanan agar setiap kendala di lapangan dapat segera ditangani.
Ke depan, Pertamina menyatakan akan terus memperkuat sistem distribusi melalui penambahan personel Awak Mobil Tangki dan armada angkutan BBM untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Pertamina juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan maupun penimbunan agar distribusi tetap lancar dan pasokan energi dapat dinikmati secara merata.
Editor:Zalfirega










