50 Anggota DPRD Batam Dapat Pengarahan dari KPK, Ingatkan Pengawasan Jangan Tumpul

Selasa, 7 April 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 50 Anggota DPRD Kota Batam ikuti rapat rapat koordinasi dengan KPk yang dilaksanakan di Ruang rapat Serbaguna, Kantor DPRD Kota Batam, Selasa (7/4/2026). Matapedia6.com/Luci

Sebanyak 50 Anggota DPRD Kota Batam ikuti rapat rapat koordinasi dengan KPk yang dilaksanakan di Ruang rapat Serbaguna, Kantor DPRD Kota Batam, Selasa (7/4/2026). Matapedia6.com/Luci

68 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pengarahan sekaligus motivasi kepada 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam (DPRD) Batam dalam rapat yang digelar di ruang serbaguna DPRD Batam, Selasa (7/4/2026).

Kehadiran tim KPK disambut langsung Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaluddin, Wakil Ketua I Aweng Kurniawan, para pimpinan dewan lainnya, serta seluruh anggota DPRD. Turut hadir Sekretaris DPRD Ridwan Apandi beserta jajaran.

Dalam arahannya, perwakilan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Brigjen Pol Agung Yudha Wibowo menekankan pentingnya peran DPRD dalam memperkuat fungsi pengawasan, khususnya terhadap pengelolaan anggaran daerah.

Menurutnya, pada tahun 2026 Pemerintah Kota Batam mengalokasikan anggaran belanja sekitar Rp1,4 triliun.

Nilai yang besar tersebut dinilai sangat rawan terhadap potensi penyimpangan jika tidak diawasi secara optimal.

“Kalau DPRD merasa pengawasannya sudah tidak tajam atau mulai tumpul, silakan berkoordinasi dengan KPK. Pengawasan itu tidak boleh lemah,” tegasnya.

Baca juga: KPK Soroti Kerawanan Korupsi di Batam, Pemko Diminta Perkuat Integritas dan Tata Kelola

Agung memaparkan, dari total anggaran tersebut, terdapat sejumlah titik rawan, terutama pada belanja pengadaan barang dan jasa.

Agung merinci, pengadaan langsung mencapai sekitar Rp237 miliar, sementara e-purchasing sekitar Rp774 miliar.

Menurutnya, praktik korupsi sejatinya bisa dideteksi sejak tahap perencanaan anggaran. Oleh karena itu, DPRD bersama pihak eksekutif diharapkan aktif melakukan mitigasi sejak awal, sebelum anggaran disahkan.

“Kalau di tahap perencanaan sudah kita cegah dengan baik, maka praktik korupsi itu tidak akan sempat ‘lahir’. Tapi kalau masih terjadi, jangan-jangan ada pembiaran atau fungsi pengawasan yang tidak berjalan optimal,” ujarnya.

Agung juga menyoroti kecenderungan lemahnya pengawasan di beberapa tahapan, yang justru memberi ruang bagi praktik penyimpangan. Padahal, fungsi pengawasan DPRD sangat krusial dalam memastikan anggaran digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Agung menegaskan pengelolaan anggaran yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah dan efisiensi belanja.

Baca juga: Reses DPRD Batam Digelar, Anggota Dewan Turun Jemput Aspirasi Warga

Hal ini pada akhirnya juga akan berpengaruh terhadap kesejahteraan daerah, termasuk peningkatan tunjangan bagi anggota DPRD dan aparatur sipil negara.

“Kalau pendapatan daerah meningkat dan pengeluaran efisien, kesejahteraan juga ikut naik. Dengan begitu, godaan untuk melakukan korupsi bisa ditekan,” katanya.

Ia pun mengingatkan bahwa Kota Batam memiliki potensi besar sebagai pusat investasi dan bisnis. Potensi tersebut, menurutnya, harus dikelola dengan integritas agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Batam ini daerah yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita kelola bersama secara jujur dan transparan agar benar-benar membawa kemakmuran bagi masyarakat, bukan hanya untuk pemerintah dan DPRD,” kata Agung.

Penulis: Luci Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Rutan Batam Sembelih 22 Hewan Kurban, Jumlah Meningkat Tajam dari Tahun Lalu
Aweng Kurniawan: Gerindra Turun Langsung Salurkan Kurban, Sapi 1 Ton dari Prabowo untuk Pulau Kasu
Tambah 19 Unit Armada, Trans Batam Pangkas Waktu Tunggu dan Perkuat Layanan Port to Port
Pemko Batam Raih Penghargaan Kemendikbud, Kolaborasi Sekolah Swasta dalam SPMB
PT TPM Sebut 98 Persen Warga Tembesi Tower Sudah Terima Sagu Hati
Lapas dan Rutan Batam Razia Kamar Warga Binaan, Petugas Gabungan Cek Narkoba dan HP Ilegal
DPRD Batam Apresiasi Investasi AI Data Center Rp5 Miliar Dolar, Aweng Kurniawan: Perkuat Daya Saing Kota
Kejari Batam Raih Predikat Kejaksaan Negeri Tipe A Terbaik Kedua di Ajang Nasional 2026

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:13 WIB

Rutan Batam Sembelih 22 Hewan Kurban, Jumlah Meningkat Tajam dari Tahun Lalu

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:33 WIB

Aweng Kurniawan: Gerindra Turun Langsung Salurkan Kurban, Sapi 1 Ton dari Prabowo untuk Pulau Kasu

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:35 WIB

Tambah 19 Unit Armada, Trans Batam Pangkas Waktu Tunggu dan Perkuat Layanan Port to Port

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:12 WIB

Pemko Batam Raih Penghargaan Kemendikbud, Kolaborasi Sekolah Swasta dalam SPMB

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:29 WIB

PT TPM Sebut 98 Persen Warga Tembesi Tower Sudah Terima Sagu Hati

Berita Terbaru