MATAPEDIA6.com, JAKARTA— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turun langsung meninjau Pos Pelayanan Pengobatan bagi korban bencana alam yang dibangun prajurit Kodam I/Bukit Barisan.
Presiden memastikan negara hadir di tengah warga terdampak melalui layanan kesehatan yang cepat, merata dan berkelanjutan.
Di lokasi, Presiden Prabowo menemui para prajurit TNI dan tenaga kesehatan yang bertugas di garis depan pelayanan kemanusiaan.
Ia mengecek langsung kesiapan personel, ketersediaan obat-obatan, serta alat medis yang digunakan untuk menangani warga yang membutuhkan tindakan medis segera.
Baca juga:Lonjakan Nataru 2025/2026: Bandara Hang Nadim Layani 173 Ribu Penumpang dalam 13 Hari
“Saya ingin memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik dan menjangkau seluruh masyarakat yang terdampak. Stok obat harus aman, layanan harus cepat, dan tidak boleh ada warga yang tertinggal,” kata Presiden Prabowo Subianto dikutip dalam laman Facebook @Prabowo Subianto pada Kamis (1/1/2026).
Presiden menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada tahap darurat. Ia meminta seluruh unsur pemerintah pusat dan daerah menjaga koordinasi ketat, bergerak cepat, dan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran sesuai kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Saya minta seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah terus berkoordinasi, mendengar kebutuhan warga satu per satu, dan memastikan bantuan sampai kepada mereka yang paling membutuhkan. Tidak boleh ada yang terlewat,” ujarnya.
Pos pelayanan kesehatan yang dibangun Kodam I/Bukit Barisan menjadi garda terdepan dalam pemulihan kondisi warga pascabencana.
Selain memberikan layanan pengobatan, pos ini juga melakukan pemantauan kesehatan berkelanjutan serta rujukan medis bagi korban dengan kondisi serius.
Presiden Prabowo mengapresiasi dedikasi prajurit TNI dan tenaga kesehatan yang bekerja tanpa henti di lapangan. Ia menilai sinergi TNI, pemerintah daerah, dan tenaga medis sebagai kunci percepatan pemulihan wilayah terdampak.
“Kita harus saling menguatkan, saling membantu, dan menjaga harapan masyarakat. Negara tidak boleh absen dalam situasi seperti ini,” kata dia.
Menutup kunjungannya, Presiden Prabowo menyampaikan optimisme bahwa dengan kerja bersama, doa, dan ikhtiar yang sungguh-sungguh, wilayah terdampak bencana akan pulih dan kehidupan masyarakat akan kembali lebih baik.
“InsyaAllah, dengan kebersamaan dan kerja keras, kita akan bangkit dan membangun kembali kehidupan masyarakat yang lebih kuat dan lebih baik,” pungkas Prabowo.
Baca juga:Kunduri Akhir Tahun Batam Meriah dan Sarat Kepedulian, Donasi Rp14,5 Miliar Mengalir untuk Sumatra
Editor:Zalfirega


















