Rampas Tas Berisi Uang Ratusan Juta, Pelaku Jambret Ditangkap Polresta Barelang

Jumat, 15 Maret 2024 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Jambret terpaksa dihadiahi timah panas karena melawan petugas saat hendak di tangkap. Matapedia6.com/ Dok Reskrim Polresta

Pelaku Jambret terpaksa dihadiahi timah panas karena melawan petugas saat hendak di tangkap. Matapedia6.com/ Dok Reskrim Polresta

MATAPEDIA6.com, BATAM – Pelaku Jambret yang selama ini meresahkan warga Batam ditangkap Unit Reskrim Polresta Batam, di di Orchid Garden Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kamis (14/3/2024).

Pelaku jambret yang diketahui bernama Junior (23) ditangkap Polresta Barelang setelah video aksi jambret di Nagoya Thamrin yang dilakukannya viral di Media sosial.

Aksi jambret di Nagoya Thamrin diketahui terjadi pada 1 Maret 2024 lalu, dimana korbannya mengalami kerugian hingga jutaan rupiah setelah tas miliknya dibawa kabur oleh Pelaku.

Kasat Reskim Polresta Barelang, Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto mengatakan dari hasil penyidikan sementara pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak lima kali dibeberapa wilayah di Batam.

Dari pengakuan pelaku aksi jambret dilakukan di l sekitar Awal Bross pelaku berhasil dapat tas dan Laptop. Pelaku juga melancarkan aksinya di Thamrin Nagoya.

Di lokasi ini pelaku melancarkan aksinya sebanyak dua kali dan berhasil merampas tas berisi uang tunai 2 juta Dollar Singapore atau sekitar Rp 170 juta, serta uang tunai Rp250 ribu dan handphone Infinix warna biru.

Pelaku juga pernah beraksi di depan BCA Penuin dan berhasil dapat dompet berisi uang Rp180 ribu dan terakhir di di belakang BCS dan mendapatkan tas, airpods pro dan uang Rp 70 ribu.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polresta Barelang dan Polisi masih melakukan pemeriksaan.

Unit Reskrim Polresta Barelang juga terpaksa mengeluarkan tembakan yang mengenai kaki pelaku karena berusaha kabur saat hendak diamankan.

Sementara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Redaksi

Berita Terkait

Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam
Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah
Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan
Rayap Besi Putus Kabel Tower, Jaringan Indosat Sempat Terganggu, Polsek Sagulung Tangkap Terduga Pelaku
Polisi Ungkap Pembacokan di Parkiran Hotel Kundur, Pelaku Dibekuk Saat Tidur di Kos
Empat Tersangka Kasus Tewasnya Bripda Natanael Resmi Dilimpahkan ke Kejari Batam, Jaksa Siapkan Dakwaan
Polsek Nongsa Ungkap Curanmor di Kabil, Tiga Terduga Pelaku dan Motor Curian Diamankan
WN Malaysia Diperas dan Dianiaya di Hotel Batam, Polisi Bekuk Dua Terduga Pelaku dalam Sehari

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:29 WIB

Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:39 WIB

Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:08 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:10 WIB

Rayap Besi Putus Kabel Tower, Jaringan Indosat Sempat Terganggu, Polsek Sagulung Tangkap Terduga Pelaku

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:32 WIB

Polisi Ungkap Pembacokan di Parkiran Hotel Kundur, Pelaku Dibekuk Saat Tidur di Kos

Berita Terbaru