Reses DPRD Batam Langsung Dikunci Jadi Fondasi APBD 2027

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat paripurna DPRD Kota Batam bahas reses. Foto:Sekwan

Rapat paripurna DPRD Kota Batam bahas reses. Foto:Sekwan

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – DPRD Kota Batam langsung mengarahkan hasil reses sebagai fondasi penyusunan APBD 2027. Dalam rapat paripurna Rabu pagi, 29 April 2026, seluruh fraksi menyerahkan laporan yang merangkum kebutuhan riil masyarakat—dari infrastruktur hingga pendidikan—untuk segera diterjemahkan menjadi program konkret.

Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, memimpin sidang bersama Wakil Ketua I Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda. Wali Kota Batam Amsakar Achmad hadir bersama jajaran Pemko, BP Batam, Forkopimda, hingga tokoh masyarakat.

Paripurna memadatkan tiga agenda dalam satu forum. Setelah menuntaskan penyampaian Ranperda perubahan Perda Nomor 11 Tahun 2013 tentang pengelolaan persampahan, DPRD langsung masuk ke inti: laporan hasil reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026.

Kamaluddin menegaskan, reses bukan sekadar formalitas. Anggota dewan wajib turun, menyerap aspirasi, lalu melaporkannya secara resmi sesuai regulasi.

Baca juga:Video: PLN Batam Genjot Inovasi Pegawai Lewat Bright Idea 2026, 105 Peserta Bersaing Hingga Grand Final

“Hari ini fraksi-fraksi menyampaikan hasilnya sebagai pijakan kebijakan,” tegasnya.

DPRD juga mempercepat mekanisme. Seluruh fraksi sepakat menyerahkan laporan secara tertulis agar pembahasan lebih efisien dan fokus pada substansi.

Fraksi NasDem membuka penyampaian melalui juru bicara Muhammad Dyco Barcelona Maryon, disusul Fraksi Gerindra lewat Muhammad Rudii yang menyoroti kebutuhan laptop sekolah untuk mendukung ujian TKA.

Fraksi PDI Perjuangan, Golkar, PKS, dan PKB kemudian menyusul. Rangkaian ditutup fraksi gabungan PAN–Demokrat–PPP serta Hanura–PSI–PKN.

DPRD tidak berhenti pada laporan. Kamaluddin langsung mengunci arah: seluruh hasil reses menjadi pokok pikiran DPRD yang wajib masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Hasil ini menjadi masukan utama dalam program dan kegiatan pembangunan, serta bagian tak terpisahkan dari penyusunan APBD tahun mendatang,” ujarnya.

Dengan langkah itu, DPRD Batam menegaskan satu hal: aspirasi warga kini resmi naik level—dari catatan lapangan menjadi dasar anggaran 2027.

Baca juga:OJK Dorong Generasi Muda Kritis Pahami Risiko Aset Kripto di Ambon

Editor:Zalfirega 

Berita Terkait

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota
Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia
Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
Ribuan Warga Padati Belakang Padang Bershalawat, Amsakar: Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:53 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:38 WIB

Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang

Rabu, 9 September 2026 - 10:14 WIB

Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya

Berita Terbaru