RSBP Batam Kantongi Sertifikasi ISO 9001:2015, Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Berstandar Global

Rabu, 8 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Badan Usaha Rumah Sakit BP Batam, Tanto Budiharto saat memberikan laporan hingga tercapainya sertifikasi ISO 9001:2015, Rabu (8/4/2026). Matapedia6.com/Luci

Direktur Badan Usaha Rumah Sakit BP Batam, Tanto Budiharto saat memberikan laporan hingga tercapainya sertifikasi ISO 9001:2015, Rabu (8/4/2026). Matapedia6.com/Luci

64 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam) kembali mencatatkan capaian penting dalam pengembangan layanan kesehatan.

Rumah sakit ini resmi meraih sertifikasi ISO 9001:2015, sebuah pengakuan internasional untuk sistem manajemen mutu yang menegaskan komitmennya menghadirkan layanan medis berstandar global di Kepulauan Riau.

Sertifikasi tersebut mencakup berbagai lini layanan vital, mulai dari patologi anatomi, patologi klinik, instalasi radiologi, Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga layanan medical check up.

Dengan standar ini, RSBP Batam semakin memantapkan diri sebagai rumah sakit rujukan regional yang terus berkembang.

Direktur Badan Usaha Rumah Sakit BP Batam, Tanto Budiharto, menegaskan bahwa sertifikasi ini menjadi fondasi penting dalam transformasi layanan kesehatan di Batam.

Baca juga: RSBP Fun Run 2026 Sukses Digelar, 300 Peserta Ramaikan Sekupang dan Gaungkan Gaya Hidup Sehat

“Ini adalah langkah strategis kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam pengembangan layanan unggulan seperti intervensi jantung untuk penanganan penyakit jantung koroner dan jantung bawaan secara komprehensif,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Dalam mendukung layanan tersebut, RSBP Batam menghadirkan berbagai teknologi medis mutakhir.

Salah satunya adalah penggunaan intravascular ultrasound (IVUS) yang mampu meningkatkan akurasi dalam tindakan jantung intervensi.

Tak hanya itu, tersedia pula teknologi diagnosis kanker berbasis presisi serta layanan endoskopi untuk deteksi dini gangguan saluran pencernaan.

Terobosan lainnya hadir melalui layanan neurointervensi, yang memungkinkan penanganan stroke dan gangguan pembuluh darah otak tanpa perlu dirujuk ke luar daerah.

Kehadiran layanan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Batam dan sekitarnya, yang sebelumnya harus berobat ke kota besar seperti Jakarta.

Baca juga: Edukasi Jantung Bawaan, RSBP Batam Genjot Deteksi Dini dan Peran Keluarga

Dari sisi ekonomi, penguatan layanan ini diproyeksikan membawa dampak signifikan. RSBP Batam memperkirakan potensi tambahan pendapatan mencapai Rp14,76 miliar per tahun, sekaligus menekan angka rujukan pasien ke luar daerah maupun luar negeri melalui peningkatan kompleksitas layanan berbasis INA-CBG’s.

Saat ini, RSBP Batam melayani lebih dari 120 ribu kunjungan pasien setiap tahun. Angka tersebut terus menunjukkan tren peningkatan, terutama pada layanan spesialistik dan subspesialistik, yang mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat.

Tak hanya fokus pada layanan medis, RSBP Batam juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Rumah sakit ini telah mengimplementasikan teknologi Sterilwave untuk pengolahan limbah medis ramah lingkungan, serta menyediakan layanan pemeriksaan endotoksin guna menjamin kualitas air pada layanan hemodialisa.

Kepala lembaga sertifikasi ISO, Bagus Triatmoyo, menyebutkan bahwa sertifikasi ISO 9001:2015 merupakan bukti nyata kualitas layanan yang diakui secara internasional.

“Dengan sertifikasi ini, RSBP Batam tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga memiliki daya saing global sebagai institusi layanan kesehatan dengan standar mutu tinggi,” ujarnya.

Baca Juga: RSBP Batam Bangun Budaya Bersih Lewat Aksi Gotong Royong Pegawai

Hal senada disampaikan Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuti Sirait. Ia menilai capaian ini sebagai bukti komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, penguatan layanan dan teknologi medis akan membuka akses penanganan kasus-kasus kompleks tanpa harus keluar daerah. Bahkan, langkah ini juga diharapkan mampu menekan “kebocoran” pasien ke luar negeri, khususnya ke Singapura dan Malaysia.

Ke depan, RSBP Batam menargetkan pengembangan pusat layanan unggulan (center of excellence) di bidang kardiovaskular, onkologi, dan trauma.

Selain itu, rumah sakit ini juga bersiap menjadi rumah sakit pendidikan dengan membuka program fellowship intervensi jantung yang dijadwalkan mulai berjalan pada Juni 2026, bekerja sama dengan sejumlah universitas.

Dengan berbagai inovasi dan capaian tersebut, RSBP Batam optimistis mampu melangkah lebih jauh sebagai rumah sakit rujukan berstandar internasional, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan penelitian di bidang kesehatan.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Tambah 19 Unit Armada, Trans Batam Pangkas Waktu Tunggu dan Perkuat Layanan Port to Port
Pemko Batam Raih Penghargaan Kemendikbud, Kolaborasi Sekolah Swasta dalam SPMB
PT TPM Sebut 98 Persen Warga Tembesi Tower Sudah Terima Sagu Hati
Lapas dan Rutan Batam Razia Kamar Warga Binaan, Petugas Gabungan Cek Narkoba dan HP Ilegal
DPRD Batam Apresiasi Investasi AI Data Center Rp5 Miliar Dolar, Aweng Kurniawan: Perkuat Daya Saing Kota
Kejari Batam Raih Predikat Kejaksaan Negeri Tipe A Terbaik Kedua di Ajang Nasional 2026
PLN Batam Pastikan Blackout Sumatera Tak Ganggu Pasokan Listrik di Batam
Polsek Sei Beduk Terima Laporan Dugaan Penggelapan Iuran PUK FSPMI PT Infineon

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:35 WIB

Tambah 19 Unit Armada, Trans Batam Pangkas Waktu Tunggu dan Perkuat Layanan Port to Port

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:12 WIB

Pemko Batam Raih Penghargaan Kemendikbud, Kolaborasi Sekolah Swasta dalam SPMB

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:29 WIB

PT TPM Sebut 98 Persen Warga Tembesi Tower Sudah Terima Sagu Hati

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:08 WIB

Lapas dan Rutan Batam Razia Kamar Warga Binaan, Petugas Gabungan Cek Narkoba dan HP Ilegal

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:24 WIB

DPRD Batam Apresiasi Investasi AI Data Center Rp5 Miliar Dolar, Aweng Kurniawan: Perkuat Daya Saing Kota

Berita Terbaru