Telkom Dukung Sertifikasi Halal 497 UMKM Binaan untuk Meningkatkan Daya Saing Global

Rabu, 29 November 2023 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala PMU Sertifikasi Surveyor Indonesia Afrinal (kedua dari kiri) menyerahkan simbolis sertifikat halal kepada perwakilan UMKM disaksikan Direktur Komersial Surveyor Indonesia Saifuddin Wijaya (paling kiri), Deputy EVP SOE Service Telkom, Fajar Wibawa (kedua dari kanan) dan SM Rumah BUMN Telkom Adrian Sani Harahap di Jakarta beberapa waktu yang lalu. Foto/Dok: Telkom

Kepala PMU Sertifikasi Surveyor Indonesia Afrinal (kedua dari kiri) menyerahkan simbolis sertifikat halal kepada perwakilan UMKM disaksikan Direktur Komersial Surveyor Indonesia Saifuddin Wijaya (paling kiri), Deputy EVP SOE Service Telkom, Fajar Wibawa (kedua dari kanan) dan SM Rumah BUMN Telkom Adrian Sani Harahap di Jakarta beberapa waktu yang lalu. Foto/Dok: Telkom

JAKARTA, MATAPEDIA6.com-PT Telkom Indonesia mendukung pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang merupakan binaannya dalam memicu persaingan secara nasional hingga kancah Internasional.

Dalam hal ini Telkom bekerja sama dengan Lembaga Pemeriksa Halal PT Surveyor Indonesia menerbitkan sertifikat halal bagi 248 UMKM binaan Rumah BUMN Telkom.

Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH, Siti Aminah menyebutkan bahwa sertifikat terbagi dua yakni gratis serta kategori reguler.

“Beberapa masuk kategori reguler, cuma ada ribuan di antaranya. Tetapi itu menjadi bagian penting agar proses sertifikat halal sesuai amanat Presiden RI,” ujarnya dalam keterangan tertulis diterima Matapedia6, Rabu (29/11/2023).

Menurutnya sertifikasi halal diprediksi bakal senjata UMKM Tanah Air untuk menembus pasar global. Hal itu disebabkan karena status kehalalan tersebut dapat menjadi keunggulan kompetitif Indonesia di pasar internasional.

“Potensi UMKM ini juga disadari oleh pemerintah sehingga dibentuk UU Cipta Kerja dan UU Nomor 33 Tahun 2014 mengenai UMKM bersertifikat halal,” ujarnya.

Di lain pihak, untuk membangun UMKM bersertifikat halal perlu melalui beberapa tahapan. Sayangnya, masih banyak pelaku UMKM yang terkendala masalah biaya.

Berdasarkan data GAPMMI (Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia), terdapat 1,6 juta pelaku industri makanan dan minuman kecil dan hanya 10 persen saja yang sudah mengantongi sertifikat halal. Data tersebut menggambarkan masih banyak UMKM di Indonesia yang belum tersertifikasi halal.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menetapkan target sebesar 10 juta sertifikasi halal hingga tahun 2024.

“Untuk itu, dukungan segenap pihak diharapkan mempercepat pencapaian tersebut. Dikarenakan sertifikasi halal memiliki kaitan dengan aspek yang luas di antaranya menyangkut kebersihan, bisnis, perdagangan internasional, pasar, reputasi, hingga isu global lainnya,” imbuhnya.

Di tempat yang sama Deputy EVP SOE Service Telkom, Fajar Wibawa, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Telkom Indonesia dalam mensejahterakan masyarakat melalui program TJSL Go Modern, salah satunya dengan membantu pelaku UMKM dalam hal perizinan dan sertifikasi.

“Diharapkan melalui program ini dapat mendorong percepatan peningkatan kualitas UMKM yang berdaya saing global dalam mewujudkan Indonesia sebagai digital hub Asia,” ujar Fajar.

Diketahui, pada 2022 lalu sebanyak 249 UMKM Binaan Telkom telah mendapat bantuan sertifikat halal. Secara keseluruhan, hingga tahun 2023 setidaknya sudah 497 UMKM yang telah dibantu sertifikasi kehalalannya oleh Telkom.

Diharapkan angka tersebut dapat terus meningkat dan nantinya produk UMKM bersertifikasi halal ini dapat lebih bersaing untuk memenuhi kebutuhan konsumen domestik maupun internasional.

Dalam kesempatan penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor Pusat PT Surveyor Indonesia, Jakarta beberapa waktu lalu dan dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN, Edi Eko Cahyono serta Direktur Komersial PT Surveyor Indonesia, Saifuddin Wijaya.

Selain itu, hadir pula Deputy EVP Divisi SOE Service Telkom, Fajar Wibawa dan Kepala Pusat Registrasi & Sertifikasi Halal BPJPH, Hj. Siti Aminah, M.Pd.I beserta para tamu undangan lainnya.(Arga)

Berita Terkait

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global
TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI
Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH
OJK Dorong Reformasi Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Paris
OJK Tegaskan Ketahanan Sektor Keuangan Usai Fitch Revisi Outlook Indonesia
OJK Perkuat Kinerja, Lantik Kepala Departemen dan OJK Daerah

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:36 WIB

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:02 WIB

TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:15 WIB

11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:03 WIB

Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH

Berita Terbaru