TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk, Jayapura Jadi Gerbang Baru Konektivitas Internasional

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepala Daerah Papua yang diwakili oleh L. Christian Sohilait, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, dan CEO PNG DataCo Paul Komboi meresmikan kabel laut lintas batas pertama yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini guna memperkuat konektivitas digital di Kawasan Timur Indonesia serta membuka koridor digital baru menuju Asia-Pasifik, Jumat (8/5/2026). Foto: Telkom

Gubernur Kepala Daerah Papua yang diwakili oleh L. Christian Sohilait, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, dan CEO PNG DataCo Paul Komboi meresmikan kabel laut lintas batas pertama yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini guna memperkuat konektivitas digital di Kawasan Timur Indonesia serta membuka koridor digital baru menuju Asia-Pasifik, Jumat (8/5/2026). Foto: Telkom

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAYAPURA— PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) di Telkom Witel Jayapura, Jumat (8/5). Proyek ini langsung membuka jalur konektivitas digital lintas negara pertama yang menghubungkan Indonesia dengan Papua Nugini.

Langkah ini tak sekadar menambah infrastruktur. TelkomGroup membangun koridor baru menuju kawasan Asia-Pasifik sekaligus memperkuat posisi Indonesia Timur dalam peta konektivitas global.

Kabel ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses internet, dan menguatkan jaringan di wilayah perbatasan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo memimpin peresmian bersama jajaran TelkomGroup, perwakilan Papua Nugini, dan Pemerintah Provinsi Papua. Dalam sambutannya, Angga menegaskan pemerataan konektivitas menjadi kunci transformasi digital nasional.

“Konektivitas harus merata, berkelanjutan, dan tidak terpusat. Wilayah timur Indonesia harus mendapat peluang yang sama dalam ekosistem ekonomi digital,” katanya dikutip dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

Ia juga mengapresiasi langkah TelkomGroup yang dinilai memperkuat jaringan nasional sekaligus menghadirkan konektivitas yang lebih andal dan tangguh di kawasan timur.

Baca juga:Cut and Fill di Sagulung Disorot DPRD Batam, Legalitas dan Dampak Lingkungan Dipertanyakan

Kabel Pukpuk menjadi sistem lintas batas pertama di Asia-Pasifik yang menghubungkan langsung jaringan Indonesia dengan Papua Nugini.

Landing station di Jayapura kini berfungsi sebagai pintu masuk utama yang menyalurkan kapasitas dari kabel internasional SEA-US ke wilayah Papua Nugini melalui Vanimo.

Kolaborasi Telin dan PNG DataCo menjadi kunci proyek ini. Keduanya membangun integrasi jaringan lintas negara yang tak hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga mempererat hubungan strategis Indonesia–Papua Nugini.

Dengan beroperasinya kabel ini, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang berdiri sendiri. Jalur lama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sementara jalur baru mengalir dari Vanimo ke Jayapura, lalu tersambung hingga Manado dan Los Angeles melalui kabel SEA-US.

Skema ini menciptakan jalur alternatif (diversity route) yang membuat jaringan lebih tahan gangguan dan memastikan layanan tetap berjalan optimal. Jayapura pun naik kelas menjadi simpul konektivitas utama di Papua.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan proyek ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghapus kesenjangan digital.

“Pukpuk menegaskan Indonesia Timur adalah bagian integral dari konektivitas global. Kami ingin memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal di era digital,” ujarnya.

Sebagai penggerak proyek, Telin mengawal seluruh proses mulai dari perencanaan hingga komersialisasi. Fasilitas di Jayapura kini menjadi titik krusial yang menghubungkan jaringan internasional dengan infrastruktur nasional.

CEO PNG DataCo Paul Komboi menilai proyek ini sebagai tonggak baru hubungan kedua negara. Ia menyebut kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini kini diperkuat konektivitas digital yang nyata.

“Kabel Pukpuk bukan sekadar infrastruktur, tapi fondasi integrasi digital yang lebih erat dan berkelanjutan,” katanya.

TelkomGroup menutup proyek ini dengan satu pesan tegas: konektivitas bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dan dari Jayapura, jembatan digital itu kini benar-benar terbangun.

Baca juga:Mediasi Sopir BAJ di Polresta Barelang, DPRD Batam Dorong Solusi atas Penolakan Penutupan Tambang

Editor:Zalfirega

 

 

 

Berita Terkait

OJK Buka Kepemilikan Saham Bursa Efek untuk Investor dan Publik
Gebyar Melayu Pesisir 2026 Bidik Pasar Lebih Luas bagi UMKM Kepri
General Cargo Batu Ampar Tembus 102 Persen Target Tahunan, Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh 8 Persen
OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus
Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
40 Penghargaan ENSIA 2026 Jadi Cermin Inovasi Pertamina Sumbagut di Lapangan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:30 WIB

OJK Buka Kepemilikan Saham Bursa Efek untuk Investor dan Publik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Gebyar Melayu Pesisir 2026 Bidik Pasar Lebih Luas bagi UMKM Kepri

Sabtu, 19 September 2026 - 11:04 WIB

General Cargo Batu Ampar Tembus 102 Persen Target Tahunan, Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh 8 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 20:05 WIB

OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027

Jumat, 18 September 2026 - 11:25 WIB

Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus

Berita Terbaru