Tersangka Pembunuhan Sadis di Batam Jalani Sidang Dakwaan

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdakwa pelaku pembunuhan sadis di Tiban Sekupang Rahman Padak (63) saat mengikuti sidang pertama di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (11/6/2024).Matapedia6.co/ Rega.

Terdakwa pelaku pembunuhan sadis di Tiban Sekupang Rahman Padak (63) saat mengikuti sidang pertama di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (11/6/2024).Matapedia6.co/ Rega.

MATAPEDIA6.com, BATAM – Tersangka pembunuhan tokoh agama sekaligus Staff marketing di salah satu perumahan di Batam, Rahman Padak (63) jalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di pengadilan Negeri Batam, Selasa (11/6/2024).

Saat duduk di bangku terdakwa di pengadilan Negeri Batam, rambut panjang terikat dan brewok sudah tidak ada lagi, seperti awal pertama Rahman Padak ditangkap polisi.

Dalam sidang perdana tersebut Jaksa penuntut umum membacakan dakwaan yang disangkakan kepada tersangka atas kasus pembunuhan secara sadis yang dilakukannya pada Meret 2024 lalu kepada Jimjy Hutasoit.

Jaksa penuntut umum, Karya So Immanuel membacakan dakwaannya dimana tersangka dijerat pasal 340 juncto pasal 338 tentang pembunuhan berencana yang dilakukan.

Majelis hakim Douglas Napitupulu memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk memberikan jawaban atas dakwaan yang dibacakan.

Dalam kesempatan itu Rahman juga menjawab bahwa dirinya tidak keberatan atas dakwaan tersebut.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa pejuntuk umum dimana terdakwa melakukan pembunuhan secara sadis  kepada Jimmy Hutasoit pada bulan Maret 2024 lalu.

Terdakwa menghabisi nyawa Jimmy karena merasa beberapa kali mendatangi pihak ruko untuk menagih gaji yang belum dibayarkan, namun pihak PT Tri Mega Jaya tidak ada memberikan kepastian.

Karena tidak kunjung ada kejelasan Rahman tersulut emosi dan nekat menghabisi nyawa Jimmy dengan cara yang sadis.

Terdakwa datang ke lokasi membawa sebilah parang dengan panjang 60 cm yang dimasukkan kedalam payung berwarna abu-abu.

Terdakwa menebas korban beberapa kali dan korban sempat lari keluar kantor namunterdakwa kembali menebas korban hingga akhirinya korban meregang nyawa di depan kantor pemesaran dengan beberapa luka di tujuh korban.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci | Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Suami Sirih di Batam Cekik dan Pukul Istri hingga Gigi Patah, Kini Masuk Bui
40 Ton Beras Diamankan Kodim 0316 Batam Dilimpahkan ke Bea Cukai
10 Bulan, Polsek KKP Bongkar 16 Kasus PMI Ilegal Tetapkan 18 Tersangka
Kurir Penyelundupan Rokok Batam–Bintan Diciduk Bea Cukai, Pemodal Masih Berkeliaran
Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 9 Kasus Selama Oktober
Empat Pejabat KPU Karimun Resmi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024, Negara Rugi Rp1,5 Miliar
Polisi Bekuk Pelaku Gasak Kalung Emas dalam Hitungan Detik di Batam
Polsek Sagulung Ungkap Dua Penggelapan Motor, Satu Pelaku Diciduk Saat Santai di Parkiran

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 22:44 WIB

Suami Sirih di Batam Cekik dan Pukul Istri hingga Gigi Patah, Kini Masuk Bui

Rabu, 26 November 2025 - 21:06 WIB

40 Ton Beras Diamankan Kodim 0316 Batam Dilimpahkan ke Bea Cukai

Senin, 24 November 2025 - 21:29 WIB

10 Bulan, Polsek KKP Bongkar 16 Kasus PMI Ilegal Tetapkan 18 Tersangka

Jumat, 21 November 2025 - 22:15 WIB

Kurir Penyelundupan Rokok Batam–Bintan Diciduk Bea Cukai, Pemodal Masih Berkeliaran

Kamis, 20 November 2025 - 22:53 WIB

Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 9 Kasus Selama Oktober

Berita Terbaru

OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Foto:OJK Kepri

Nasional

OJK Genjot Literasi Keuangan Digital Mahasiswa UMSU

Sabtu, 29 Nov 2025 - 11:28 WIB