3 Korban Long Boat Tenggelam di Selat Nenek Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 27 Juni 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu jenazah korban yang tenggelam di Selat Nenek di Rumah Sakit. Foto:dok/Tim SAR

Salah satu jenazah korban yang tenggelam di Selat Nenek di Rumah Sakit. Foto:dok/Tim SAR

MATAPEDIA6.com, BATAM– Tim SAR Gabungan menemukan tiga korban meninggal dunia dalam insiden tenggelamnya long boat yang mengangkut 13 penumpang di Perairan Selat Nenek, Batam. Sebanyak 10 orang berhasil selamat.

Menurut Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, kecelakaan terjadi pada Rabu (25/6) pukul 16.00 WIB. Perahu yang membawa tim sepak bola dari Pulau Nenek menuju Setokok terbalik setelah dihantam gelombang.

“Tim SAR menerima laporan pada pukul 17.50 WIB dan langsung bergerak ke lokasi kejadian,” ujarnya dikutip dalam keterangannya, Jumat (27/6/2025).

Proses pencarian dibagi ke empat sektor. Operasi melibatkan KN SAR 209, Polair, TNI AL, Bakamla, dan relawan. Tim juga mengerahkan drone thermal untuk menyisir area pesisir dan perairan dangkal.

Fazzli menyatakan bahwa setelah data terbaru diverifikasi. Tiga korban lainnya masih dinyatakan hilang hingga pencarian hari ketiga.

Pada Jumat (27/6/2025), tim menemukan korban pertama bernama Firdaus sekitar pukul 06.00 WIB di Perairan Pulau Bulan, Kecamatan Bulang.

“Tim langsung mengevakuasi jenazah dan menyerahkannya ke rumah duka di Pulau Awi,” sebut dia.

Baca juga: Tragedi Laut di Perairan Setokok, Speedboat Tenggelam 6 Selamat dan 7 Masih Hilang

Setengah jam kemudian, seorang nelayan menemukan jenazah kedua di Perairan Pulau Panjang. Tim SAR bergerak ke lokasi dan mengevakuasi korban menggunakan Kapal AL Anakonda dan RIB 03 Basarnas.

Keluarga mengidentifikasi korban sebagai M. Fahri dan menerima jenazah pada pukul 09.38 WIB.

Korban ketiga, diduga Fadly (Papat) ditemukan di Perairan Tanjung Sauh, Nongsa. Jenazah langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk proses identifikasi. Pihak keluarga dan rekan korban telah memberikan konfirmasi awal atas identitas tersebut.

“Setelah seluruh korban ditemukan dan diidentifikasi, Tim SAR menutup operasi pada pukul 12.30 WIB dan menyerahkan seluruh jenazah ke pihak keluarga,” tutup dia.

 

Penulis:Rega|Editor:Trio

Berita Terkait

Dari Batam untuk Veddira, Merawat Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste
Polda Kepri Intensifkan Patroli Malam di Batam, Sasar Balap Liar dan Kejahatan Jalanan
Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74
Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi
Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka
Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa
Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:04 WIB

Dari Batam untuk Veddira, Merawat Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Minggu, 1 November 2026 - 13:02 WIB

Polda Kepri Intensifkan Patroli Malam di Batam, Sasar Balap Liar dan Kejahatan Jalanan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi

Berita Terbaru