4 Ton Ikan Ilegal Dari Malaysia Diamankan KKP, Dibagikan ke Masyarakat Batam

Rabu, 21 Agustus 2024 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

4 Ton ikan dibagikan kepada masyarakat, Rabu (21/8). Foto:rega/matapedia

4 Ton ikan dibagikan kepada masyarakat, Rabu (21/8). Foto:rega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membagikan sebanyak 4 ton ikan kepada masyarakat kota Batam, Kepulauan Riau. Ikan tersebut berasal dari Malaysia diimpor secara ilegal ke Tanah Air.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Dr. Pung Nugroho Saksono, menyebut Ditjen PSDKP berhasil mengamankan impor ikan ilegal yang didatangkan dari Malaysia.

Barang bukti yang diamankan yaitu berupa 4 ton ikan terdiri dari 260 box ikan tongkol dan 150 box ikan selar, dengan pemilik PT SLA yang rencananya akan dipasarkan di Kota Batam.

“PT SLA melanggar ketentuan impor komoditas perikanan dan telah dikenakan Sanksi Administratif Berupa denda sebesar Rp26.552.500 dan PT SLA melakukan penyerahan secara sukarela Ikan impor tersebut untuk diberikan kepada masyarakat,” ujarnya dalam konferensi pers di PSDKP Batam, Rabu (21/8/2024).

Ipunk juga menjelaskan, kegiatan impor ikan illegal tersebut, apabila tidak dihentikan dan ditindak tegas akan berdampak terganggungnya stabilitas harga ikan di Kota Batam, ikan impor tersebut akan dijual dengan harga yang lebih murah, sehingga ikan lokal hasil tangkapan dari nelayan kalah bersaing dengan ikan impor illegal tersebut.

“Kegiatan pengawasan ikan impor ini wujud komitmen kami dan menegaskan bahwa Ditjen PSDKP berkomitmen menjaga dan melindungi nelayan. Kami harap para pelaku usaha tersebut tidak melakukan impor secara ilegal lagi,” ujarnya.

Ikan hasil pengawasan tersebut, lanjut Ipunk akan diserahkan diharapkan membantu untuk pemenuhan gizi di Masyarakat, dimana ikan merupakan sumber protein yang tinggi.

“Melalui bantuan ikan ini juga akan meningkatkan konsumsi ikan nasional, solusi pangan, mengatasi dan menangkal kekurangan gizi dan tengkes (stunting), sejalan dengan kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pangkalan PSDKP Batam, Turman Hardianto Maha menjelaskan kepada 97 kepala keluarga dan 45 Panti Asuhan di Kota Batam.

“Ikan tersebut dijamin mutunya dan layak konsumsi. Harapan kami masyarakat menjadi informan bagi kami. Apabila ada aktifitas ilegal segera melaporkan ke pangkalan PSDKP Batam,” ujarnya.

 

Cek berita artikel lainnya di Google News 

 

Penulis:Dhe|Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO Mandiri hingga 1.000 Liter per Detik
Tim Tabur Kejari Batam Amankan Terpidana Kasus Perdagangan Orang di Virgo Club
Kapolda Kepri Ajak Pengendara Tertib Berlalu Lintas demi Keselamatan, Bukan Takut Ditilang
Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Pendidikan SD hingga SMA Gratis
Air Kembali Lancar di GMP Tahap 2 Batam, Warga Apresiasi BP Batam
Kapolda Kepri Minta Bhabinkamtibmas Deteksi Dini Konflik dan Jaga Keamanan Investasi
14 Pangkalan LPG 3 Kg di Batam Mulai Terhubung dengan KDKMP, Pertamina Cek Kesiapan Distribusi
Polresta Barelang Amankan 40 Motor Hasil Curanmor, Warga Diminta Cek Kendaraan

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:26 WIB

Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO Mandiri hingga 1.000 Liter per Detik

Kamis, 24 September 2026 - 16:00 WIB

Tim Tabur Kejari Batam Amankan Terpidana Kasus Perdagangan Orang di Virgo Club

Kamis, 24 September 2026 - 14:44 WIB

Kapolda Kepri Ajak Pengendara Tertib Berlalu Lintas demi Keselamatan, Bukan Takut Ditilang

Kamis, 24 September 2026 - 11:31 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Pendidikan SD hingga SMA Gratis

Rabu, 23 September 2026 - 16:59 WIB

Air Kembali Lancar di GMP Tahap 2 Batam, Warga Apresiasi BP Batam

Berita Terbaru