Speedboat Terbalik di Perairan Moro Empat Penumpang Masih dalam Pencarian

Senin, 9 Desember 2024 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan saat hendak turun ke lokasi melakukan upaya pencarian penumpang speedboat yang mengalami kecelakaan diperairan Moro Karimun, Senin (9/12/2024). Matapedia6.com/ Dok Basarnas

Tim gabungan saat hendak turun ke lokasi melakukan upaya pencarian penumpang speedboat yang mengalami kecelakaan diperairan Moro Karimun, Senin (9/12/2024). Matapedia6.com/ Dok Basarnas

MATAPEDIA6.com, KARIMUN – Insiden speedboat terbalik di perairan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, angkut enam penumpang dua ditemukan selamat, sementara empat penumpang lainnya belum ditemukan.

Kepala Pos Basarnas Karimun, Nugraga Adhe Chandra, mengungkapkan insiden terjadi Senin (9/12/2024) sekitar pukul 08.00 WIB saat speedboat bermesin 40 PK bertolak dari Desa Buluh Patah menuju Moro.

Speedboat tersebut diketahui mengangkut enam penumpang, dua di antaranya telah ditemukan dalam kondisi selamat.

“Dua korban yang berhasil ditemukan adalah Sunardi dan Samsuri. Namun, empat lainnya, yaitu Indra, Yat, Maikel, dan Dan, masih dalam pencarian,” ujar Adhe.

Adhe menjelaskan speedboat tersebut terbalik tak jauh dari perairan Moro, setelah dihantam gelombang tinggi, dan saat ini tim gabungan Basarnas, Satpol Air Polres Karimun, dan warga setempat sedang melakukan pencarian.

Tim gabungan masih berupaya menyisir lokasi kejadian untuk mencari empat penumpang yang belum ditemukan.

Adhe juga mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan warga di sekitar perairan Moro, untuk melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Cuaca buruk di kawasan perairan Karimun menjadi tantangan terbesar dalam upaya pencarian. Gelombang tinggi yang terjadi sejak pagi hari membuat pencarian korban membutuhkan kehati-hatian ekstra.

Basarnas Karimun meminta masyarakat yang melaut untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna transportasi laut untuk memantau kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan. Keselamatan adalah yang utama,” tutup Adhe.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru