Kapal Roro KMP Mulia Nusantara Terbakar Saat Bersandar di Batam

Rabu, 25 Desember 2024 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar kapal Roro KMP Mulia Nusantara terbakar di Punggur Batam, Rabu (25/12). Foto:Istimewa

Tangkapan layar kapal Roro KMP Mulia Nusantara terbakar di Punggur Batam, Rabu (25/12). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM- Kapal Roll On Roll Off (Roro) KMP Mulia Nusantara dilaporkan terbakar di perairan Punggur, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (25/12/2024).

Insiden ini dilaporkan terjadi pada pukul 12.00  WIB di dermaga I Punggur Batam. Belasan kru kapal dan ratusan penumpang berhasil diselamatkan.

Dari beberapa rekaman video beredar di media sosial, tampak asap tembal mengepul di atas kapal yang hendak sandar di dermaga Punggur.

Diketahui kapal tersebut datang dari Tanjung Uban hendak sandar di dermaga Punggur. KMP Mulia Nusantara ini dinahkodai Capt Andrian Arief dengan 18 Anak Buah Kapal (ABK).

Saat tiba di perairan Punggur Kapal tersebut melakukan manuver di sekitar koordinat 01°01.8926 N 104° 07.8713’E untuk persiapan sandar di dermaga I Punggur. Saat itulah asap tiba-tiba mengepul keluar dari buritan kapal.

“Kapal berhasil sandar haluan sempurna. Tidak ada korban dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi,” ujar Ramadan, seorang warga.

Untuk menyelamatkan penumpang dan kendaraan yang diangkut dari Tanjung Uban, Roro tetap merapat ke dermaga dengan bagian buritan dibuka sehingga penumpang dan kendaraan dengan cepat dikeluarkan.

Berbagai unsur pemerintah terkait ikut turun ke lokasi kejadian, untuk mengatasi kobaran api. Unsur pemadam Kebakaran pun diterjunkan dalam peristiwa tersebut.

Hingga sekarang penyebab kebakaran masih diselidiki pihak terkait. Sementara General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam, Hermin Welkis saat dihubungi dan pesan dikirim belum merespons atas kejadian tersebut.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Meizon
















Berita Terkait

Kabut Asap Masih Terlihat di Batam
Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman 11,3 Kg Bubuk Emas ke Singapura, Nilainya Rp 29,23 Miliar
AMSI Kepri Apresiasi Amsakar, BP Batam Perkuat Sinergi dengan Media
Beasiswa Penuh untuk 180 Pelajar, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Pendaftaran 2027/2028
Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik
Ngaji Kebangsaan, Kapolri Tekankan Sinergi Ulama dan Polri Jaga Persatuan
Dari Rak Gebyar Melayu Pesisir Mart hingga Panggung Nasional: Cerita di Balik Geliat UMKM Kepri
Fesmed Selat Malaka AJI 2026 di Batam Bahas Kebebasan Pers dan Isu Publik Asia Tenggara

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:33 WIB

Kabut Asap Masih Terlihat di Batam

Senin, 28 September 2026 - 17:31 WIB

Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman 11,3 Kg Bubuk Emas ke Singapura, Nilainya Rp 29,23 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

AMSI Kepri Apresiasi Amsakar, BP Batam Perkuat Sinergi dengan Media

Senin, 28 September 2026 - 14:18 WIB

Beasiswa Penuh untuk 180 Pelajar, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Pendaftaran 2027/2028

Minggu, 27 September 2026 - 17:41 WIB

Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik

Berita Terbaru

Kabut asap masih terlihat di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman Kota Batam pada Senin (28/9/2026). Foto:El/matapedia

News

Kabut Asap Masih Terlihat di Batam

Senin, 28 Sep 2026 - 21:33 WIB