Kabut Asap Masih Terlihat di Batam

Senin, 28 September 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabut asap masih terlihat di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman Kota Batam pada Senin (28/9/2026). Foto:El/matapedia

Kabut asap masih terlihat di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman Kota Batam pada Senin (28/9/2026). Foto:El/matapedia

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM— Hujan dalam beberapa hari terakhir memang membantu membersihkan udara Batam. Namun, jerebu belum sepenuhnya pergi.

Kabut asap masih terlihat di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman Kota Batam pada Senin (28/9/2026).

Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah Sumatera. Asap dari wilayah Jambi dan daerah lain di Sumatera masih berpotensi terbawa angin menuju Kepulauan Riau.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan Djambak, mengatakan kondisi udara Batam mulai membaik setelah hujan turun dalam beberapa hari terakhir.

“Ini kan sebenarnya kalau di Batam ini sudah berkurang karena hujan,” kata Ramlan kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

Menurut dia, asap dari wilayah Kalimantan saat ini tidak lagi memasuki Batam. Namun, kondisi berbeda terjadi pada asap dari wilayah Sumatera, terutama Jambi.

“Yang dari Kalimantan sudah tidak masuk. Kalau yang dari Sumatera, terutama Jambi, masih ada,” ujarnya.

Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam melalui citra sebaran asap pada pukul 08.00 WIB masih menunjukkan adanya asap karhutla di sejumlah wilayah Kepulauan Riau.

Baca juga:Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman 11,3 Kg Bubuk Emas ke Singapura, Nilainya Rp 29,23 Miliar

Forecaster BMKG Kota Batam, Riska, mengatakan sebaran asap bergerak menuju arah barat laut hingga utara.

“Sebaran asap bergerak ke arah barat laut hingga utara,” ujar Riska.

Pergerakan tersebut berkaitan dengan kondisi angin di wilayah perairan Kepulauan Riau yang bergerak dari tenggara menuju barat daya. Kondisi ini membuat asap dari wilayah Sumatera masih berpeluang mencapai Kepulauan Riau.

Hujan yang turun di Batam dalam beberapa hari terakhir membantu menekan konsentrasi partikulat di udara. Namun, masuknya asap dari wilayah Sumatera membuat jerebu masih berpotensi muncul di sejumlah kawasan.

Meski jerebu terlihat secara kasatmata, kondisi kualitas udara Batam pada Senin pagi belum masuk kategori berbahaya.

Data pemantauan pada pukul 09.00 WIB mencatat konsentrasi partikulat sebesar 40,1 µg/m³. BMKG menyebut kualitas udara Batam masih berada dalam kategori sedang.

“Kualitas udara di Batam pada Senin pagi ini masuk ke dalam kategori sedang,” jelas Riska.

BMKG tetap meminta masyarakat mewaspadai kondisi tersebut, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan. Warga dianjurkan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika kondisi udara memburuk.

Masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat dan mencukupi kebutuhan air.

Jika mengalami gangguan pernapasan, warga dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Kemunculan kembali jerebu turut dirasakan warga Batam. Elin, salah seorang warga, mengatakan kondisi udara seperti ini membuat masyarakat perlu lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.

Menurut dia, penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan ketika harus bepergian.

“Kalau ke luar rumah bagus pakai masker,” ujarnya.

Selain berdampak terhadap kenyamanan warga, kabut asap juga perlu diwaspadai pengguna jalan karena dapat mengurangi jarak pandang.

BMKG mengimbau pengendara meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan ketika melintasi kawasan yang masih diselimuti kabut asap.

Hujan memang telah membantu memperbaiki kondisi udara Batam. Namun, selama asap karhutla dari wilayah Sumatera masih terbawa angin menuju Kepulauan Riau, jerebu masih berpotensi muncul kembali di Batam.

Baca juga:AMSI Kepri Apresiasi Amsakar, BP Batam Perkuat Sinergi dengan Media

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Sagulung Merdeka Fest 2026, Pawai Budaya Enam Kelurahan Meriahkan Acara
SPSI Kepri dan Marinir Gembleng 136 Kader Bapor, Perkuat Kepemimpinan Buruh Hadapi Perubahan Industri
Polda Kepri Amankan 29 Orang di Dua Lokasi Batam, 21 Positif Tes Urine
BP Batam Gelar Salat Istisqa di Waduk Nongsa, Perkuat Upaya Atasi Krisis Air
Film UNIFORM Tayang 22 Oktober 2026, Angkat Pesona Batam Lewat Layar Lebar
Kenal Pamit Kapolda Kepri, Suhendri Tekankan Keamanan dan Kenyamanan Warga  
Irjen Suhendri Jadi Kapolda Kepri, Siap Lanjutkan Inovasi dan Perkuat Pelayanan Publik
Kata PN Batam soal Aturan Peliputan di Ruang Sidang

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Ribuan Warga Padati Sagulung Merdeka Fest 2026, Pawai Budaya Enam Kelurahan Meriahkan Acara

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:06 WIB

SPSI Kepri dan Marinir Gembleng 136 Kader Bapor, Perkuat Kepemimpinan Buruh Hadapi Perubahan Industri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Polda Kepri Amankan 29 Orang di Dua Lokasi Batam, 21 Positif Tes Urine

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:04 WIB

BP Batam Gelar Salat Istisqa di Waduk Nongsa, Perkuat Upaya Atasi Krisis Air

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Kenal Pamit Kapolda Kepri, Suhendri Tekankan Keamanan dan Kenyamanan Warga  

Berita Terbaru