Kadin Desak Pemerintah Permudah Perizinan untuk Genjot Investasi

Minggu, 29 Desember 2024 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Kawasan Ekonomi Khusus, Kawasan Industri, dan Proyek Strategis Nasional Akhmad Maruf Maulana tengah. Foto:Instagram Screenshot /Akhmad Ma'ruf

Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Kawasan Ekonomi Khusus, Kawasan Industri, dan Proyek Strategis Nasional Akhmad Maruf Maulana tengah. Foto:Instagram Screenshot /Akhmad Ma'ruf

MATAPEDIA6.com, BATAM- Kamar Dagang dan Industri (KADIN) mendesak pemerintah untuk mempermudah perizinan investasi agar target pertumbuhan ekonomi 8% dalam lima tahun ke depan dapat tercapai.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Kawasan Ekonomi Khusus, Kawasan Industri, dan Proyek Strategis Nasional Akhmad Maruf Maulana pada matapedia6, Minggu (29/12/2024).

“Untuk 5 tahun ke depan tetapi perizinan investasi dan semua dokumen buat impor dan ekspor sangat-sangat menghambat tumbuhnya ekonomi,” kata Maruf.

CEO sekaligus Presdir Wiraraja Group tersebut menekankan kementerian harus menyikapi tantangan hambatan dalam perizinan dan ketidak jelasan aturan yang masih ada.

“Akankah kementerian terkait terus bisu seribu bahasa?” tanya dia.

Ia menyebut, perlunya relaksasi perizinan untuk menarik lebih banyak investasi, yang diharapkan dapat meningkatkan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dengan langkah-langkah tepat, Indonesia memiliki potensi untuk mencapai target tersebut.

“Jadi kita minta Investasi semua dipermudah dan perizinan dipangkas sewajarnya diberikan relaksasi kemudahan investasi. Indonesia Pasti Bisa,” imbuhnya.

Sebagai mana diketahui beberapa Investor Eropa mengaku Birokrasi Perizinan Berusaha di Indonesia Masih Rumit.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Trio

Berita Terkait

Telkom Raup Rp113,5 Triliun hingga September 2026, Empat Segmen Bisnis Tumbuh
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
Investasi Batam Capai Rp59,73 Triliun, BP Batam Apresiasi Kontribusi 19 Kategori Investor
Jangkau 5 Wilayah di Kepulauan Nias, Pertamina Perkuat Distribusi BBM Jelang Nataru
Arus Barang dan Penumpang Meningkat, Pelabuhan Batam Perkuat Posisi Jalur Logistik Internasional
BP Batam Gandeng Wiraraja Kembangkan Kawasan Industri Hijau di Galang, Targetkan Ribuan Tenaga Kerja
RUPSLB BEI Setujui Dividen Khusus Rp1,564 Triliun dan Anggaran 2027
TelkomGroup Siapkan 4 Teknologi Digital, dari AI hingga Marketplace UMKM

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:18 WIB

Telkom Raup Rp113,5 Triliun hingga September 2026, Empat Segmen Bisnis Tumbuh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Investasi Batam Capai Rp59,73 Triliun, BP Batam Apresiasi Kontribusi 19 Kategori Investor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jangkau 5 Wilayah di Kepulauan Nias, Pertamina Perkuat Distribusi BBM Jelang Nataru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Arus Barang dan Penumpang Meningkat, Pelabuhan Batam Perkuat Posisi Jalur Logistik Internasional

Berita Terbaru