Buaya yang Lepas dari Penangkaran di Pulau Buluh Batam Kembali Ditangkap

Rabu, 15 Januari 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menangkap buaya yang lepas dari habitat, Rabu (15/1). Foto:Screenshot/video-warga

Warga menangkap buaya yang lepas dari habitat, Rabu (15/1). Foto:Screenshot/video-warga

MATAPEDIA6.com, BATAM– Seekor buaya berhasil ditangkap warga setelah masuk ke kolong rumah salah satu penduduk di Pulau Buluh, Kota Batam, Kepulauan Riau pada Rabu (15/1/2025).

Informasi yang diperoleh buaya tersebut diduga berasal dari habitat sekitar Pulau Buluh yang kemudian menyasar permukiman warga setempat.

“Buaya dibawah Rumah Pulau Bulu. Lagi mau ditangkap dan mudahan dapat. Ya Allah dan tak memangsa manusia sudah berserakan,”  ujar pria yang merekam video beberapa detik itu.

Tak lama kemudian, warga berhasil menangkap buaya berukuran beberapa meter itu. Warga pun mengikat buaya tersebut.

Sementara Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan, mengatakan bahwa banjir pada Senin lalu merusak kandang penangkaran PT Perkasa Jaya Karunia, menyebabkan lima buaya terlepas.

“Sejauh ini, buaya yang terlihat telah berhasil ditangkap. Namun, kami terus mendorong agar pihak perusahaan tetap siaga dan memastikan tidak ada lagi buaya yang berkeliaran,” ujarnya saat dihubungi wartawan.

Meski perusahaan mengeklaim semua telah ditangkap, warga melaporkan masih melihat buaya berkeliaran.

Camat Bulang, Muhammad Ramadhan Zuhri, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melaut dan meminta perusahaan lebih serius dalam pengendalian buaya.

“Kami juga berharap perusahaan menindaklanjuti serius agar mengendalikan buaya tersebut supaya tidak meresahkan masyarakat,” ujarnya dikonfirmasi wartawan melalui telepon.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru