Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Sumbagut, Selama Libur Panjang Januari 2025

Senin, 27 Januari 2025 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu SPBU wilayah Sumbagut. Foto:Dok/Pertamina

Salah satu SPBU wilayah Sumbagut. Foto:Dok/Pertamina

MATAPEDIA6.com, BATAM– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menjamin stok dan distribusi BBM, LPG, serta avtur aman selama libur panjang termasuk di Kepulauan Riau Januari 2025.

“Pertamina menambah pasokan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan stok BBM dan LPG yang cukup untuk periode ini diarea Sumbagut,” ungkap Susanto August Satria selaku Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dikutip dalam siaran pers, Senin (27/1/2025).

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stok dan distribusi BBM, LPG, serta avtur aman selama libur panjang Januari 2025. Pertamina juga menjamin kehandalan sarfas di wilayah operasinya.

“Aspek kehandalan sarfas dan aspek HSSE pun menjadi hal prioritas kami dalam menjalankan operasi distribusi energi,” kata Satria.

Ia menjelaskan bahwa ketahanan stok BBM per 26 Januari 2025 untuk Provinsi Aceh mencapai 12 hari untuk gasoline dan gasoil. Provinsi Sumatera Utara memiliki ketahanan stok 13 hari untuk gasoline dan gasoil. Provinsi Riau juga mencatat 12 hari untuk kedua jenis bahan bakar tersebut.

Provinsi Kepulauan Riau mencatat 20 hari untuk gasoline dan 12 hari untuk gasoil. Sementara itu, Provinsi Sumatera Barat memiliki ketahanan stok 12 hari untuk gasoline dan 15 hari untuk gasoil.

“Kami pastikan bahwa stok BBM dan LPG yang berada di sarfas kami adalah aman,” tegas dia lagi.

Menurutnya, pihaknya melakukan penguatan stok BBM dan LPG di Terminal BBM dan lembaga penyalur. Bahkan juga melakukan koordinasi dan monitoring di lapangan untuk memastikan sarfas berjalan optimal.

“Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan. Masyarakat tidak perlu panik untuk mendapatkan BBM dan LPG, belilah sesuai kebutuhan dan hindari penimbunan, karena itu melanggar hukum,” tuturnya.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok Usai Operasi Wira Waspada di Opus Bay
Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot
KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam
Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh
DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing
AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:29 WIB

Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok Usai Operasi Wira Waspada di Opus Bay

Senin, 4 Mei 2026 - 20:44 WIB

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot

Senin, 4 Mei 2026 - 17:57 WIB

KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing

Berita Terbaru