Ini Harga Sembako di Pasar Fanindo Batu Aji Menjelang Ramadan dan Idul Fitri

Jumat, 28 Februari 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalis wawancara dengan pedang di Pasar Fanindo Batu Aji, Batam, Jumat (28/2). Foto:Rega/matapedia

Jurnalis wawancara dengan pedang di Pasar Fanindo Batu Aji, Batam, Jumat (28/2). Foto:Rega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM- Menjelang Ramadan sejumlah kebutuhan pokok sembako di pasar tradisional stok barang masih mencukupi di kota Batam, Kepulauan Riau.

Pantauan di Pasar Fanindo Batuaji dan Pasar Sagulung pada Jumat (28/2025) menunjukkan bahwa komoditas penting seperti cabai, telur, dan santan kelapa harga stabil.

Cabai menjadi komoditas yang paling mencolok dengan harga mencapai Rp 100 ribu per kilogram. Meskipun turun dibandingkan bulan lalu, harga ini masih lebih tinggi dari harga normal sekitar Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogram.

Menurut Ummar, pedagang sayur di Pasar Fanindo. Selain cabai, harga telur ayam dan santan kelapa juga tetap tinggi.

“Satu papan telur dijual Rp 60 ribu, sementara santan kelapa dihargai Rp 40 ribu per kilogram,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa stok bahan pangan dipastikan tercukupi selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri mendatang.

“Untuk stok barang cabai dan lain-lain cukup untuk kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya.

Di sisi lain, sayuran sebagian besar masih stabil, meski kacang panjang mengalami kenaikan menjadi Rp 28 ribu per kilogram. Untuk daging, baik sapi maupun ayam, harganya relatif stabil, dengan daging sapi beku dijual Rp 95 ribu per kilogram dan ayam potong Rp 35 ribu per kilogram.

Indri, seorang ibu rumah tangga di Batuaji, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kenaikan harga menjelang Ramadan yang akan semakin membebani pengeluaran masyarakat berpendapatan terbatas.

“Kita beli secukupnya saja agar tidak banyak pengeluaran,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera mengendalikan harga dengan operasi pasar murah agar kebutuhan pokok bisa lebih terjangkau.

Sebelumnya diberitakan, menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kepri bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam turun langsung ke Pasar Tos 3000, Jodoh, pada Kamis (27/2).

Langkah ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, menegaskan pengecekan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi Satgas Pangan guna mencegah lonjakan harga yang merugikan masyarakat.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir masih stabil.

Namun, kenaikan harga mulai terlihat pada bawang merah dan cabai, yang menurut pedagang disebabkan oleh keterlambatan pasokan dari daerah penghasil seperti Lombok dan Lampung.

Meskipun begitu, Mardanis, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, memastikan bahwa harga masih dalam batas wajar dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Ini masih dalam kondisi normal. Beberapa komoditas mengalami kenaikan karena distribusi yang sedikit lambat, tetapi kami optimis harga akan kembali stabil sebelum Lebaran,” ujar Mardanis.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Gebyar Melayu Pesisir 2026 Bidik Pasar Lebih Luas bagi UMKM Kepri
General Cargo Batu Ampar Tembus 102 Persen Target Tahunan, Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh 8 Persen
Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus
Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Gebyar Melayu Pesisir 2026 Bidik Pasar Lebih Luas bagi UMKM Kepri

Sabtu, 19 September 2026 - 11:04 WIB

General Cargo Batu Ampar Tembus 102 Persen Target Tahunan, Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh 8 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 11:25 WIB

Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Selasa, 15 September 2026 - 15:47 WIB

Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM

Berita Terbaru