Pemanggilan Kadis Bina Marga dan Lik Khai Ditunda Hingga Selesai Libur Lebaran

Rabu, 2 April 2025 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Mangombo Marusaha Simamora saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (27/3/2025). Matapedia6.com/Luci

Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Mangombo Marusaha Simamora saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (27/3/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Penyelidikan kasus penimbunan Daerah Aliran Sungai (DAS) di belakang Perumahan Permata Regency, Baloi Indah, Lubuk Baja, terus berlanjut di Polda Kepri.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri menangani kasus ini dalam dua aspek, yakni dugaan kerusakan lingkungan oleh Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) dan dugaan korupsi serta penyalahgunaan jabatan oleh Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Namun, dalam momentum Idul fitri ini, Ditreskrimsus menghentikan sementara proses pemanggilan beberapa pihak terkait, termasuk Kepala Dinas Bina Marga dan anggota DPRD Batam, Lik Khai.

Fokus utama kepolisian saat ini adalah pengamanan arus mudik Lebaran.

“Sabar ya, ini masih pengamanan mudik Lebaran,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Mangombo Marusaha Simamora, Rabu (2/4/2025).

Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar 200 meter badan Sungai Baloi Indah telah ditimbun dengan material berupa puing bangunan dan sampah.

Akibat penimbunan ini, lebar sungai yang semula lebih dari 30 meter kini hanya tersisa kurang dari lima meter.

Akses masuk ke lokasi juga terbilang ketat. Pintu masuk ke area sungai dijaga ketat, hanya orang-orang tertentu yang diizinkan masuk.

Bahkan, untuk memasuki Perumahan Permata Regency, seseorang harus memiliki alasan yang jelas dan meninggalkan kartu identitas sebagai syarat masuk.

Beberapa warga awalnya mengira proyek ini merupakan bagian dari normalisasi sungai yang dilakukan pemerintah.

Namun, setelah melihat perkembangannya, mereka baru menyadari proyek tersebut bukan milik pemerintah, melainkan untuk kepentingan lain yang hingga kini belum jelas secara resmi.

“Kami pikir ini proyek normalisasi sungai, tapi ternyata bukan,” kata seorang warga.

Bahkan, beberapa warga sempat mencoba memprotes, tetapi kehadiran alat berat milik Dinas Bina Marga membuat mereka ragu untuk bertindak lebih jauh.

Spekulasi pun berkembang di kalangan masyarakat bahwa penimbunan ini dilakukan untuk kepentingan pembangunan apartemen atau proyek komersial lainnya.

Polda Kepri sendiri telah menyatakan komitmennya untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

Namun, dengan adanya jeda penyelidikan selama libur Lebaran, masyarakat diminta untuk bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut.

Kasus ini semakin menjadi sorotan publik, mengingat dampaknya terhadap lingkungan dan dugaan keterlibatan pihak-pihak yang memiliki pengaruh.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

OJK dan Bareskrim Tangkap Tersangka Kasus Perbankan di BPR DCN Malang
Siswi SD di Batam Bawa Motor Warga Mansang, Polisi: Sudah Berdamai
Warga Kaveling Melati Jadi Korban Pengeroyokan di Jalan Dapur 12 Saat Pulang Lebaran
Jual Motor Curian Tengah Malam, Dua Pemuda Sagulung Disergap Polisi
Polisi Bongkar Penipuan Calo Tiket Pelni di Batu Ampar, Kacab Pelni Edwin: Pelaku Bukan Pegawai
Polisi Ringkus Tiga Calo Tiket Roro di Pelabuhan Punggur, Penumpang Ditipu Saat Arus Mudik
Tiga Terdakwa Kasus PNBP Batam Divonis 1 Tahun, Satu Hakim Tipikor Sampaikan Dissenting Opinion
Pemuda 19 Tahun di Sekupang Ditangkap Polisi Usai Curi Motor Warga

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:53 WIB

OJK dan Bareskrim Tangkap Tersangka Kasus Perbankan di BPR DCN Malang

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:50 WIB

Siswi SD di Batam Bawa Motor Warga Mansang, Polisi: Sudah Berdamai

Senin, 23 Maret 2026 - 22:45 WIB

Warga Kaveling Melati Jadi Korban Pengeroyokan di Jalan Dapur 12 Saat Pulang Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:45 WIB

Jual Motor Curian Tengah Malam, Dua Pemuda Sagulung Disergap Polisi

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:11 WIB

Polisi Bongkar Penipuan Calo Tiket Pelni di Batu Ampar, Kacab Pelni Edwin: Pelaku Bukan Pegawai

Berita Terbaru

Warga saat mengamankan anak yangembawa motor warga Mansang kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (24/3/2026). Matapedia6.com/Istimewa

Hukum Kriminal

Siswi SD di Batam Bawa Motor Warga Mansang, Polisi: Sudah Berdamai

Rabu, 25 Mar 2026 - 21:50 WIB