Prabowo Luncurkan Program PHTC, Targetkan Layar Digital di Seluruh Sekolah pada 2026

Sabtu, 3 Mei 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden di SD Negeri Cimahpar 5, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, 2 Mei 2025. Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden di SD Negeri Cimahpar 5, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, 2 Mei 2025. Foto: BPMI Setpres

MATAPEDIA6.com, JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) sebagai langkah percepatan pemerataan kualitas pendidikan nasional. Lewat program ini, pemerintah akan memasang layar televisi digital di seluruh sekolah di Indonesia untuk mendukung pembelajaran berbasis digital.

“Ini membantu sekolah-sekolah, membantu guru-guru di seluruh Indonesia,” kata Presiden Prabowo saat meresmikan PHTC di SD Negeri Cimahpar 5, Bogor, pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Jumat (2/5/2025).

Program ini ditargetkan berjalan dalam beberapa bulan ke depan dan ditujukan untuk menjangkau sekolah-sekolah yang kekurangan guru ahli, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Prabowo optimistis seluruh sekolah bisa terpasang layar digital paling lambat pertengahan 2026.

“Kita bisa memberi pelajaran terbaik, terutama untuk sekolah-sekolah di daerah yang sulit mendapat bahan ajar atau guru berkompeten,” ujarnya.

Prabowo juga menegaskan pentingnya kolaborasi nasional dalam memajukan pendidikan dan menyampaikan apresiasi kepada para guru yang disebutnya sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang rukun. Marilah kita bersatu, kerja sama, dan rukun membangun pendidikan Indonesia,” tutupnya.

Sumber:BPMI Setpres

Berita Terkait

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur
OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita
OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar
OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia
OJK Dorong Tata Kelola dan Integritas untuk Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan
HUT Ke-61 Telkom, Perkuat Transformasi Digital Lewat Gerakan UMKM dan Kompetisi AI
OJK Limpahkan Tersangka Kasus PT BPR DCN ke Jaksa, Dugaan Kerugian Capai Puluhan Miliar Rupiah

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:30 WIB

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:50 WIB

OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:14 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita

Senin, 13 Juli 2026 - 17:32 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:56 WIB

OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

Berita Terbaru