Polsek Sagulung Bongkar Penyelundupan PMI Ilegal, Tiga Korban Berhasil Diselamatkan

Kamis, 22 Mei 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku diduga pengiriman PMI Non Prosedural yang ditangkap Polsek Sagulung. Matapedia6.com/ Dok Polsek

Pelaku diduga pengiriman PMI Non Prosedural yang ditangkap Polsek Sagulung. Matapedia6.com/ Dok Polsek

MATAPEDIA6.com, BATAM – Polsek Sagulung berhasil menggagalkan praktik pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal dan menyelamatkan tiga calon korban yang hendak diberangkatkan ke luar negeri tanpa prosedur resmi.

Penggerebekan dilakukan pada Minggu, 18 Mei 2025 di sebuah rumah di Perumahan Azure Gardenia, Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung, Kota Batam.

Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Parlindungan Tambunan melalui Kanit Reskrim Iptu Anwar Aris menjelaskan kronologis pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan.

Atas laporan tersebut polisi melakukan penyelidikan, dan mendatangi lokasi.

Di lokasi polisi mendapat tiga orang perempuan yang sedang dipersiapkan untuk diberangkatkan ke luar negeri secara nonprosedural.

“Tiga korban masing-masing berinisial HH asal Jakarta Timur, UF asal Kabupaten Ciamis, dan S asal Kabupaten Pringsewu. Ketiganya berhasil kami amankan dalam kondisi selamat,” jelas Anwar.

Petugas juga mengamankan seorang perempuan berinisial SNI, yang diduga sebagai pelaku utama.

Untuk pelaku sendiri diketahui warga Perumahan Alam Raya 2, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota.

Dari pengungkapan kasus ini Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit handphone iPhone 15 Pro warna hitam, tiga buah paspor atas nama para korban, serta satu tiket pesawat Citilink atas nama HH untuk rute Jakarta–Batam.

“Saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Sagulung,” kata Aris.

Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi menegaskan pihaknya akan terus memberantas praktik-praktik penempatan PMI ilegal yang membahayakan keselamatan warga negara.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi siapapun yang dengan sengaja menyalahi aturan dan membahayakan keselamatan masyarakat. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menegakkan hukum dan melindungi rakyat,” tegas Rohandi.

Atas perbuatannya, SNI dijerat dengan Pasal 81 jo Pasal 83 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji
Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru