Nelayan Dapur 12 Sagulung Tewas Tenggelam Saat Hendak Cari Ikan di Laut

Selasa, 27 Mei 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga saat membawa korban dari laut setelah ditemukan dan sempat dibawa ke rumah sakit. Namun nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan, Selasa (27/5/2025). Matapedia6.com/Istimewa

Warga saat membawa korban dari laut setelah ditemukan dan sempat dibawa ke rumah sakit. Namun nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan, Selasa (27/5/2025). Matapedia6.com/Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Nasib nahas menimpa Masbah (47), warga Kampung Tua Dapur 12, Sagulung, Kota Batam, meninggal dunia setelah terjatuh dari bot pancung saat hendak melaut pada Selasa (27/5/2025) pagi.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, Masbah sedang bersiap-siap melaut seperti biasanya.

Namun, tak lama setelah menyalakan mesin bot pancung, ia diduga terpeleset dan langsung tercebur ke laut.

“Kejadiannya di belakang rumah. Ada warga yang curiga karena mesin bot-nya hidup, tapi tidak terlihat orang di dalamnya,” ujar Mansur, saudara korban.

Setelah mendapat laporan dari warga, pencarian segera dilakukan di sekitar pelabuhan. Istri korban juga memastikan bahwa sang suami memang berangkat lebih awal untuk mencari ikan pagi itu.

Pencarian berlangsung cukup dramatis. Arus laut yang kuat sempat menyulitkan warga.

Sekitar pukul 07.40 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di bawah kapal yang sedang bersandar di kawasan Dapur 12.

“Korban ditemukan sekitar satu jam setelah pencarian dimulai. Saat ditemukan, Masbah sudah dalam kondisi lemas dan langsung dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong,” jelas Mansur.

Diketahui, korban tidak bisa berenang, yang membuatnya langsung tenggelam begitu jatuh ke laut.

Sementara itu, Tim SAR Batam yang menerima laporan pada pukul 06.40 WIB segera bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan lengkap, termasuk rubber boat.

Namun, sebelum tim tiba, korban telah ditemukan oleh warga.

“Kami menerima laporan dan langsung bergerak dari Sekupang. Saat tiba di lokasi sekitar pukul 08.15 WIB, korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit,” terang Dedius Sembiring, Dantim SAR Batam.

Berdasarkan laporan cuaca, saat kejadian angin bertiup dari barat dengan kecepatan 1–9 knot, arus laut mengarah ke timur, dan gelombang laut berkisar 0,5–1,25 meter.

Jenazah Masbah telah dimakamkan di pemakaman umum Kampung Tua Dapur 12 pada hari yang sama. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri
1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:53 WIB

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Berita Terbaru