Harga Konsumen Turun, Kepri Alami Deflasi 0,12 Persen di Juni 2025

Selasa, 1 Juli 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para pedagang di pasar tradisional Batam. Foto:Dok/matapedia6

Para pedagang di pasar tradisional Batam. Foto:Dok/matapedia6

MATAPEDIA6.com, BATAM— Provinsi Kepulauan Riau mencatat deflasi sebesar 0,12 persen (mtm) pada Juni 2025. Capaian ini menunjukkan tekanan harga konsumen yang mereda dibandingkan Mei 2025 yang juga mengalami deflasi sebesar 0,44 persen.

Secara tahunan, inflasi Kepri turun menjadi 1,32 persen (yoy), lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 1,73 persen.

Tiga daerah IHK di Kepri—Batam, Tanjungpinang, dan Karimun—juga mengalami deflasi masing-masing sebesar 0,06 persen, 0,13 persen, dan 0,71 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Rony Widijarto, menjelaskan bahwa penurunan harga terutama disumbang oleh kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang mencatat deflasi 0,55 persen dan berkontribusi negatif 0,15 poin terhadap inflasi umum.

“Penurunan harga terjadi pada komoditas strategis seperti cabai merah, daging ayam ras, bayam, dan udang basah, seiring pasokan pangan yang tetap stabil di daerah sentra produksi,” ujarnya dikutip dalam keterangannya, Selasa (1/7/2025).

Sektor transportasi turut menyumbang deflasi 0,03 persen, terutama karena turunnya tarif angkutan laut yang dipicu oleh program diskon tiket kapal selama Juni–Juli 2025. Namun, deflasi lebih dalam tertahan oleh lonjakan tarif angkutan udara akibat tingginya permintaan selama libur sekolah dan akhir pekan panjang.

Di sisi lain, kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya justru mencatat inflasi dengan kontribusi 0,03 persen, dipengaruhi oleh kenaikan harga emas perhiasan.

Rony menegaskan, inflasi yang terkendali tak lepas dari peran aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kepri yang bersinergi melalui strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Baca juga: BI Kepri: Inflasi Tetap Terjaga Mendekati Titik Tengah Sasaran 

Sepanjang Juni 2025, berbagai langkah stabilisasi harga terus digencarkan, di antaranya: Penandatanganan kerja sama antar daerah (KAD) antara Pemprov Kepri dengan Jawa Tengah, Lampung, dan Maluku Utara.

“Penyediaan iklan layanan masyarakat untuk menjaga ekspektasi inflasi; Penyaluran beras SPHP secara rutin; Pasar murah dan gerakan pangan murah di Batam, Tanjungpinang, dan Bintan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Adha,” ungkap dia.

Ia menjelaskan, memasuki Juli 2025, Bank Indonesia Kepri mengingatkan sejumlah potensi tekanan inflasi, seperti: Penyesuaian harga BBM nonsubsidi, Kenaikan tarif listrik di Batam, Lanjutan kenaikan tarif angkutan udara di tengah masa liburan.

Namun demikian, inflasi juga diperkirakan tertahan oleh: Musim panen hortikultura, Diskon tarif angkutan laut yang masih berlaku, Normalisasi permintaan pangan pasca Idul Adha.

“Bank Indonesia bersama TPID se-Kepri berkomitmen memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat secara berkelanjutan,” tuturnya.

Baca juga:Pemko Batam Tekan Inflasi lewat 5 Langkah Strategi

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
BP Batam Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi ke Perusahaan Jepang
OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik

Selasa, 8 September 2026 - 05:31 WIB

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center

Berita Terbaru