Mendag Budi Santoso dan Gubernur Ansar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Batam

Kamis, 14 Agustus 2025 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri perdagangan RI Budi Santoso bersama Gubernur Kepri saat meninjau anak didik penerima makan Bergizi Gratis di salah satu sekolah di Kota Batam, Kamis (14/8/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

Menteri perdagangan RI Budi Santoso bersama Gubernur Kepri saat meninjau anak didik penerima makan Bergizi Gratis di salah satu sekolah di Kota Batam, Kamis (14/8/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

MATAPEDIA6.com,BATAM – Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yayasan Pendidikan Ibnu Sina, Kampung Pelita, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kamis (14/8/2025).

Sejak pagi, suasana sekolah dipenuhi keceriaan. Mendag Budi bersama Gubernur Ansar menyapa siswa TK, SD, SMP, dan SMK penerima manfaat MBG.

Anak-anak tampak antusias menyantap menu bergizi yang disiapkan khusus untuk mereka.

“Silakan anak-anak menikmati makanannya, jangan lupa berdoa dan ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” pesan Mendag Budi di hadapan siswa kelas V SD Ibnu Sina.

Tak hanya memberikan motivasi agar selalu semangat belajar, Mendag Budi juga mengadakan kuis spontan berhadiah alat tulis dan perlengkapan olahraga.

Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, TVRI Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 32 Titik Termasuk Kepri

Keceriaan anak-anak makin lengkap ketika mereka berkesempatan berfoto bersama Menteri dan Gubernur.

Usai mengunjungi sekolah, Mendag Budi dan Gubernur Ansar meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG di Kampung Seraya, Batu Ampar.

Di lokasi ini, mereka mengamati proses lengkap mulai dari persiapan bahan baku, pengolahan, distribusi makanan hingga pengecekan standar higienitas.

“SPPG berfungsi sebagai dapur umum sekaligus pusat produksi dan distribusi makanan bergizi. Kualitas dan kuantitas harus terjamin agar makanan yang sampai ke anak-anak selalu sehat,” jelas Budi.

Ia juga mengapresiasi keberadaan program MBG yang mampu menggerakkan ekonomi daerah melalui pasokan bahan pangan mulai dari daging, telur, ikan, hingga sayur-mayur yang semuanya tersuplai tepat waktu.

Gubernur Ansar Ahmad menyebut capaian program MBG di Kepri telah mencapai 23 persen dari target 516.419 penerima manfaat, jauh di atas capaian nasional yang baru mencapai 9 persen.

Baca juga: Pemprov Kepri Siap Jalankan Instruksi Presiden, Pulau Galang Jadi Tempat Perawatan Korban Perang Gaza

“Ini hasil kerja sama lintas sektor yang solid. Namun, jumlah SPPG di Kepri belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan. Dari total kebutuhan 253 unit, baru tersedia 127 unit, sehingga masih ada kekurangan yang harus dipenuhi segera,” ungkap Ansar.

SPPG dinilai sangat krusial terutama untuk menjangkau wilayah 3T dan pulau-pulau terdepan. Model dapur SPPG mandiri dinilai paling sesuai dengan karakteristik kepulauan Kepri.

Di Kota Batam sendiri, terdapat 26 SPPG yang melayani 89.550 siswa dari total 280.252 calon penerima manfaat.

SPPG ini tersebar di delapan kecamatan, termasuk Batam Kota (9), Batu Aji (3), Sekupang (4), Sagulung (2), Bengkong (2), Nongsa (3), Sei Beduk (1), dan Batu Ampar (2).

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik
Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru