Kronologi Laka Kerja di PT Lestari Ocean Indonesia

Kamis, 21 Agustus 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi karyawan tenggelam di PT LOI Sagulung Kota Batam Provinsi Kepri, Selasa (19/8/2025). Foto:Istimewa

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi karyawan tenggelam di PT LOI Sagulung Kota Batam Provinsi Kepri, Selasa (19/8/2025). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM– PT Lestari Ocean Indonesia (LOI) menyampaikan klarifikasi terkait peristiwa kecelakaan kerja yang menewaskan Forman Launching, Ignasius.

Operational Manager PT LOI, Ali Basyir, menjelaskan bahwa pada Jumat, 15 Agustus 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, perusahaan melakukan launching tongkang Oceania 300. Acara yang dipimpin langsung oleh pria berusia 43 tahun itu berjalan lancar tanpa hambatan.

“Usai prosesi launching, tim melakukan perhitungan jumlah balon launching. Satu unit balon diketahui terjebak di bawah tongkang. Karena belum berhasil dievakuasi, pencarian dilanjutkan keesokan harinya,” ujarnya dikutip dalam keterangannya, Kamis (21/8/2025).

Ia menjelaskan, pada Sabtu, 16 Agustus 2025, Ignasius kembali memimpin pencarian. Tim mencoba menarik balon menggunakan tali dari depan ke belakang tongkang, lalu sebaliknya dengan bantuan ekskavator. Namun, hasilnya tetap nihil.

Baca juga:Tim SAR Temukan Jasad Pekerja saat Perbaiki Kapal Tongkang di Batam

Upaya berlanjut Senin, 18 Agustus 2025. Tim mencoba metode baru dengan menusukkan pipa paralon ke bawah tongkang, tetapi balon tetap tidak ditemukan.

“Perusahaan akhirnya memutuskan memanggil vendor ahli selam untuk membantu pencarian,” sebut dia.

Namun sebelum bantuan tiba, Ignasius berinisiatif menyelam sendiri tanpa perlengkapan selam dan tali pengaman.

Roni, salah satu anggota tim sekaligus saksi mata, sudah menegur agar tindakan berisiko itu tidak dilakukan. Ignasius hanya tersenyum dan tetap melanjutkan penyelaman.

Pada percobaan kedua, Ignasius kembali menyelam tanpa alat keselamatan. Sekitar 15 menit kemudian, ia tidak muncul ke permukaan.

“Roni panik dan segera meminta bantuan rekan-rekan lainnya. Situasi menjadi tegang, hingga perusahaan menghubungi Basarnas,” imbuhnya.

Proses pencarian melibatkan tim penyelam Polairud dan nelayan setempat. Upaya berlangsung hingga Selasa 19 Agustus 2025 dini hari, namun terhambat kondisi air keruh. Pencarian dilanjutkan pagi harinya.

Sekitar pukul 09.30 WIB, tim penyelam menemukan jasad Ignasius. Jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi sebelum diserahkan kepada keluarga.

Pada malam harinya, jenazah disemayamkan di rumah duka, lalu dimakamkan Rabu, 20 Agustus 2025, pukul 11.30 WIB di TPU Sei Temiang.

Ali Basyir menegaskan, perusahaan bertanggung jawab penuh atas musibah ini. PT LOI memastikan seluruh hak keluarga korban akan dipenuhi.

“Manajemen PT Lestari Ocean Indonesia bersama seluruh karyawan menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum Ignasius,” ujar Ali Basyir.

Baca juga:Rekan Kerja dan Kerabat Ungkap Kronologi Pekerja Galangan Tenggelam saat Menyelam di PT LOI Batam

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik
Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf
Ustaz Abdil Muhadir dan Veve Zulfikar Bakal Meriahkan Tablig Akbar di Batam, Amsakar Ajak Warga Pererat Silaturahmi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Senin, 15 Juni 2026 - 13:32 WIB

Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik

Berita Terbaru