Tindak Tegas Anggota Tidak Netral Dalam Pemilu 2024

Sabtu, 13 Januari 2024 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Asep Safrudin

Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Asep Safrudin

MATAPEDIA6.com, BATAM –  Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau bakal menindak tegas anggotanya jika ditemukan tidak Netral dalam pelaksanaan pemilu 2024. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Asep Safrudin, Jumat (12/1/2024).

Brigjen Pol Asep Safrudin menjelaskan wilayah Kepri, khususnya dalam indeks kerawanan pemilu, berada dalam kategori kurang rawan.

Namun meskipun demikian, untuk memastikan kelancaran dan keamanan seluruh tahapan pemilu, Polda Kepri menegaskan kesiapan operasi khusus, yakni operasi mantap Brata, yang melibatkan kegiatan pengamanan dari tahap awal hingga paska pemilu serta tetap menurunkan seluruh personel untuk mengamankan seluruh TPS.

Asep Safrudin mengatakan Polda Kepri berkomitmen untuk bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), TNI, dan pihak terkait lainnya.

“Kita juga terus melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat melalui Binmas, baik secara langsung maupun melalui literasi digital,” kata Asep Safrudin.

Sementara untuk seluruh personil Polda Kepri akan terus bersikap tegas menunjukkan sikap netral tanpa keberpihakan.

“Jika ada anggota terbukti melakukan pelanggaran aturan baik dalam disiplin maupun kode etik, kita akan mengambil tindakan tegas,” kata Asep.

Selain itu Asep juga menjelaskan Polda Kepri membentuk saluran pengaduan masyarakat, seperti propam presisi dan dumas di situs online, sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan untuk menerima dan menanggapi pengaduan masyarakat terkait pemilu.

“Semua langkah kita buat untuk mencerminkan komitmen yang kuat untuk menjaga integritas dan keamanan pemilu, serta memberikan keyakinan kepada masyarakat tentang pelaksanaan pemilu yang adil dan demokratis,” tuturnya.

Cek berita dan artikel lainnya di  Google News

Penulis: Luci |Editor: Redaksi

Berita Terkait

RSBP Batam Gandeng BPOM Perkuat Pengawasan Obat, Utamakan Keselamatan Pasien
JPU Tuntut Tujuh Terdakwa Ledakan MT Federal II, hingga 2,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Siapkan Pledoi 
Inovasi Nurse-log RSUD Embung Fatimah Raih Juara III Nasional, Pangkas Proses Kredensial Perawat Secara Digital
Kejari Batam Masuk Sekolah, Ingatkan Siswa Bahaya Bullying hingga Kejahatan Digital
BP Batam Dukung Penataan Ruang Laut Pemerintah, Amsakar: Kepastian Hukum Jadi Kunci Investasi
Polisi Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga Batam, Ajak Semarakkan HUT ke-81 RI
Manchester hingga H-Mild Ilegal Disita, Bea Cukai Batam Sapu Puluhan Ribu Batang Rokok Tanpa Cukai
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Tiba di Batam, Amsakar Sambut Sebelum Kunjungan Kerja ke Lingga

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:39 WIB

RSBP Batam Gandeng BPOM Perkuat Pengawasan Obat, Utamakan Keselamatan Pasien

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:29 WIB

JPU Tuntut Tujuh Terdakwa Ledakan MT Federal II, hingga 2,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Siapkan Pledoi 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Inovasi Nurse-log RSUD Embung Fatimah Raih Juara III Nasional, Pangkas Proses Kredensial Perawat Secara Digital

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Kejari Batam Masuk Sekolah, Ingatkan Siswa Bahaya Bullying hingga Kejahatan Digital

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:00 WIB

BP Batam Dukung Penataan Ruang Laut Pemerintah, Amsakar: Kepastian Hukum Jadi Kunci Investasi

Berita Terbaru