Perbankan Nasional Tahan Guncangan, Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar OJK. Foto:Istimewa/matapedia6

Gambar OJK. Foto:Istimewa/matapedia6

MATAPEDIA6.com, JAKARTA – Sektor perbankan Indonesia terbukti tangguh menghadapi ketidakpastian global. Kredit tetap tumbuh solid 7,03 persen (yoy) per Juli 2025, diiringi kualitas aset yang sehat dengan rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga di level 2,28 persen.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan ketahanan industri perbankan masih menjadi fondasi utama perekonomian nasional.

“Kinerja perbankan tetap stabil meski siklus ekonomi global melambat. Resiliensi ini menopang ekspansi sektor riil,” ujarnya dikutip dalam keterangannya, Minggu (24/8/2025).

Kredit investasi bahkan melonjak 12,42 persen, terutama ditopang sektor berbasis ekspor, transportasi, industri, hingga jasa sosial.

Baca juga: OJK Dorong Budaya Menabung Sejak Dini untuk Bangun Negeri

Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 7 persen sehingga memperkuat likuiditas, dengan rasio permodalan (CAR) terjaga tinggi di 25,81 persen.

Stabilitas perbankan juga mendapat dorongan dari tren penurunan suku bunga kredit seiring turunnya BI Rate menjadi 5 persen.

OJK menilai ruang penurunan bunga kredit masih terbuka, asal bank mampu mengelola biaya dana dan meningkatkan porsi dana murah.

Optimisme kinerja perbankan berlanjut pada kuartal III-2025. Survei OJK menunjukkan perbankan yakin ekspansi kredit dan penghimpunan dana akan mendorong laba sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan.

Baca juga:OJK Perkuat Tata Kelola GRC Demi Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Editor:Redaksi

Berita Terkait

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur
OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita
OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar
OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia
OJK Dorong Tata Kelola dan Integritas untuk Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan
HUT Ke-61 Telkom, Perkuat Transformasi Digital Lewat Gerakan UMKM dan Kompetisi AI
OJK Limpahkan Tersangka Kasus PT BPR DCN ke Jaksa, Dugaan Kerugian Capai Puluhan Miliar Rupiah

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:30 WIB

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:50 WIB

OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:14 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita

Senin, 13 Juli 2026 - 17:32 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:56 WIB

OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

Berita Terbaru