Polda Kepri Ungkap Kasus Pemalsuan Dokumen Asuransi di Lingga, Tersangka Raup Ratusan Juta

Senin, 15 September 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Kepri, Kompol Indar Wahyu Dwi Septiawan saat menunjukkan barang bukti yang disita atas kasus pemalsuan asuransi di Kabupaten Lingga, Senin (15/9/2025). Matapedia6.com/Dok Humas Polda

Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Kepri, Kompol Indar Wahyu Dwi Septiawan saat menunjukkan barang bukti yang disita atas kasus pemalsuan asuransi di Kabupaten Lingga, Senin (15/9/2025). Matapedia6.com/Dok Humas Polda

MATAPEDIA6.com, BATAM – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau berhasil membongkar kasus tindak pidana pemalsuan dokumen perasuransian yang terjadi di Kabupaten Lingga.

Ungkapnkasus tersebut dilakukan oleh Subdit II Ditreskrimsus Polda Kepri di Hanggar Helipet di Polda Kepri, Senin (15/9/2025).

Kasus tersebut berawal dari Laporan Polisi Nomor LP/B/23/III/2025/SPKT/Polda Kepri tanggal 19 Maret 2025. Aksi pemalsuan dokumen diketahui berlangsung sejak Oktober 2021 hingga 2025 di Kecamatan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Seorang wanita berinisial S (34) ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan Pasal 78 Jo Pasal 33 UU Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp5 miliar.

Dalam penyidikan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya, 1 cap stempel PT BNI Life Insurance Dabo Singkep, satu unit handphone Samsung warna hitam (rusak)

Baca juga: Hingga Agustus 2025, Polda Kepri Ungkap 60 Kasus TPPO Tetapkan 84 Tersangka

Selanjutnya satu unit tablet Samsung Galaxy Tab A8 warna hitam, satu unit komputer Lenovo ThinkCentre, satu unit printer Samsung ProXpress dan Puluhan dokumen polis asuransi fiktif dengan nilai premi mulai Rp1 juta hingga Rp500 juta

Bundel rekening koran milik beberapa saksi, termasuk atas nama Muk Lian, Munawarah, Nurhayati, dan Susiyan

Barang bukti tersebut memperkuat dugaan adanya praktik pemalsuan polis asuransi dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Kepri, Kompol Indar Wahyu Dwi Septiawan, menegaskan pihaknya berkomitmen memberantas kejahatan di sektor jasa keuangan.

“Pemalsuan dokumen asuransi tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga masyarakat luas sebagai nasabah. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan keaslian dokumen dan tidak mudah percaya pada penawaran mencurigakan,” tegas Indar.

Tak hanya kasus ini, tersangka S ternyata juga tengah berhadapan dengan perkara lain yang ditangani Polres Lingga terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Modus yang digunakan yakni berpura-pura sebagai agen bank untuk merayu calon nasabah agar mengikuti program asuransi fiktif.

Baca juga: Pelaku Curas di Jalan R Suprapto Ditangkap Polsek Sagulung, Terancam 12 Tahun Penjara

Saat ini, tersangka telah dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses hukum lebih lanjut.

Polda Kepri mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam setiap transaksi perasuransian.

“Pastikan perusahaan resmi dan dokumen yang digunakan sah secara hukum. Laporkan segera jika menemukan indikasi kejahatan serupa,” kata Indar.

Penulis: Luci | Editor: Meizon

Berita Terkait

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan
Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan
Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL
Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan
Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengeroyokan Jukir di Batam
Remaja di Batam Ditangkap Polisi Terungkap Curi Motor 15 Kali, Aksinya Berakhir di Polsek Sekupang
Belasan Kios Kuliner di Mega Legenda Batam Hangus Terbakar, Polisi Masih Lidik Penyebab Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:12 WIB

Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:53 WIB

Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL

Senin, 26 Januari 2026 - 21:57 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:20 WIB

Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui

Berita Terbaru