Menteri LHK Hanif Faisol Tinjau Dapur SPPG Batam

Senin, 22 September 2025 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq, ke dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau pada Senin (22/9/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq, ke dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau pada Senin (22/9/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq, ke dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau pada Senin (22/9/2025), bukan sekadar meninjau jalannya distribusi pangan.

Ia sekaligus mengingatkan pentingnya pengelolaan limbah makanan yang dihasilkan dari ribuan paket makanan setiap hari.

Baca juga:Dapur SPPG Polda Kepri Resmi Beroperasi, Perdana Salurkan 3.008 Paket Makan Bergizi Gratis

Dalam tinjauan itu, Hanif menyoroti produksi dapur MBG yang mampu mengolah sekitar 3.000 paket makanan per hari.

Namun, jumlah sebesar itu otomatis meninggalkan sisa makanan dan limbah yang berpotensi menimbulkan masalah lingkungan.

“Produksi sebanyak ini tentu ada sisanya. Itu harus ditangani serius, tidak boleh dianggap sepele,” kata Hanif saat melihat langsung proses pengolahan di dapur MBG dan Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG).

Ia mengapresiasi capaian Dinas Pendidikan yang menyebut cakupan program MBG di Batam sudah menembus lebih dari 50 persen.

Namun Hanif menekankan, kualitas dan pengelolaan sampah pangan tetap harus ditingkatkan seiring pertumbuhan kota.

Baca juga:Kapolda Kepri Tinjau Makan Bergizi Gratis di SDN 001 Nongsa

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen
Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:40 WIB

Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian

Berita Terbaru