Aksi BP Batam Bersihkan Waduk Duriangkang, Ajak Warga Jaga Sumber Air Kota

Rabu, 19 November 2025 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam melalui Badan Usaha SPAM dan Fasling kembali turun ke Waduk Duriangkang untuk membersihkan gulma yang menutup permukaan waduk, Selasa (18/11/2025). Foto:Humas BP

BP Batam melalui Badan Usaha SPAM dan Fasling kembali turun ke Waduk Duriangkang untuk membersihkan gulma yang menutup permukaan waduk, Selasa (18/11/2025). Foto:Humas BP

MATAPEDIA6.com, BATAM — BP Batam melalui Badan Usaha SPAM dan Fasling kembali turun ke Waduk Duriangkang untuk membersihkan gulma yang menutup permukaan waduk, Selasa (18/11/2025). Tim menyisir hamparan eceng gondok hingga putri malu yang kian cepat tumbuh dan mengancam kualitas air baku kota.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan komitmen BP Batam dalam merawat ekosistem waduk. Ia mengingatkan bahwa Duriangkang adalah waduk terbesar di Batam dan memegang peran strategis dalam sistem penyediaan air.

“Pertumbuhan gulma yang menutupi permukaan waduk dapat menghambat sirkulasi air dan menurunkan kualitasnya. Karena itu kami mengajak seluruh komponen daerah dan masyarakat untuk bersama-sama merawat waduk sebagai sumber air bersih,” ujar Ariastuty.

Baca juga: Kepala BP Batam Paparkan Kinerja Investasi

Ia menekankan bahwa menjaga waduk bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan tanggung jawab bersama untuk memastikan ketahanan air kota saat ini maupun di masa depan. Menurutnya, edukasi publik dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan menjaga keberlanjutan sumber air.

Ariastuty menambahkan, pembersihan gulma tidak hanya dilakukan di Duriangkang. BP Batam juga telah menggelar aksi serupa di Waduk Tembesi dan Waduk Rempang sebagai upaya menyeluruh menjaga aset vital penyedia air bersih Batam.

“Penting bagi kita menjaga waduk dan daerah tangkapan air di sekitarnya agar pasokan air baku tetap stabil dan memenuhi standar kualitas,” pungkasnya. (*)

Baca juga:BP Batam Percepat Efisiensi Pengawasan Lewat Dashboard Pengendalian

Berita Terkait

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota
Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia
Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
Ribuan Warga Padati Belakang Padang Bershalawat, Amsakar: Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:53 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:38 WIB

Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang

Rabu, 9 September 2026 - 10:14 WIB

Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya

Berita Terbaru