OJK Tegaskan Integritas sebagai Fondasi Kemajuan Bangsa pada Hakordia 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hakordia 2025 OJK. Foto:Ist

Hakordia 2025 OJK. Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, YOGYAKARTA— Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menegaskan bahwa integritas menjadi kunci kemajuan bangsa jauh melampaui capaian pertumbuhan ekonomi.

Peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, kata Mahendra, menjadi pengingat bahwa pembangunan hanya akan kuat jika seluruh prosesnya bersandar pada kejujuran dan tata kelola yang bersih.

“Tema Simfoni Integritas Kolaborasi Inovasi dan Ekspresi Cegah Korupsi menegaskan pentingnya gerakan kolektif untuk memperkuat budaya antikorupsi, baik di pemerintahan maupun dunia usaha,” ujar Mahendra saat membuka Hakordia 2025 di Kantor OJK DIY, Senin (8/12/2025) dikutip dalam keterangannya.

Mahendra menekankan bahwa sektor jasa keuangan harus tampil sebagai jangkar stabilitas ekonomi dengan memperkuat integritas.

Visi Asta Cita, tegasnya, menjadikan integritas sebagai fondasi akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme.

Baca juga: OJK Dorong Industri Jasa Keuangan Perkuat Kontribusi pada Program Pemerintah

OJK mengarahkan agenda integritas melalui tiga langkah utama: Pengawasan berbasis risiko dan data. OJK meningkatkan kapabilitas pengawasan menggunakan sup-tech dan reg-tech, memperkuat early warning system serta mengintegrasikan data lintas sektor untuk mendeteksi potensi fraud dan pelanggaran governance secara cepat dan akurat.

Penegakan tata kelola dan market conduct.
OJK memperketat pengawasan terhadap perilaku pelaku usaha dan mengambil tindakan tegas atas pelanggaran integritas.

Kebijakan seperti POJK 12/2024 memperkuat perlindungan terhadap industri jasa keuangan, konsumen, dan stabilitas sistem keuangan.

Hingga penguatan budaya integritas internal.
Transformasi One OJK tidak hanya menyatukan proses kerja, tetapi juga menanamkan nilai integritas melalui zona integritas, peningkatan layanan publik, dan penguatan whistleblowing system.

“Standar etik dan kompetensi pegawai terus diperkuat agar budaya integritas mengakar,” ungkap dia.

Acara Hakordia 2025 berlangsung secara hybrid dan diikuti lebih dari 4.000 peserta dari industri jasa keuangan, pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sementara, Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi syarat mutlak keberhasilan pencegahan korupsi di sektor jasa keuangan.

“Program antikorupsi hanya efektif jika seluruh level organisasi memegang budaya integritas. OJK berkomitmen membangun ekosistem jasa keuangan yang berintegritas dan menerapkan good governance secara konsisten,” ujar Sophia.

Ia menambahkan, OJK menutup celah fraud di internal melalui penguatan budaya integritas berkelanjutan, termasuk penerapan SNI ISO 37001-2016 tentang Sistem Manajemen Anti-Penyuapan.

Di eksternal, OJK menerbitkan berbagai POJK untuk memperkuat tata kelola dan mitigasi risiko korupsi.

Pada rangkaian acara tersebut, OJK mengumumkan para pemenang Integrity Fest 2025, penghargaan bagi satuan kerja dan pegawai yang menunjukkan komitmen nyata dalam menerapkan integritas—mulai dari kepatuhan LHKPN hingga deklarasi gratifikasi dan benturan kepentingan.

Pemenang Integrity Fest 2025: 5 Pemenang Terbaik (Kantor Pusat & Kantor Daerah)
10 Pemenang Terfavorit. Pelapor Gratifikasi Terinspiratif. OJK juga mengumumkan pegawai yang lulus sertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API) dan Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) 2025 hasil kerja sama dengan KPK: 39 pegawai bersertifikasi API. 51 pegawai bersertifikasi PAKSI

Mereka akan menjadi role model penguatan nilai integritas di masyarakat. Selain talkshow, OJK dan KPK juga menggelar: Integrity Expo, 6–9 Desember 2025 di Benteng Vredeburg Museum.

HAKORDIA Run 2025 7 Desember 2025 di lokasi yang sama.  Melalui Hakordia 2025, OJK dan KPK mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sektor jasa keuangan yang bersih dan berintegritas—sebagai langkah nyata menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Baca juga:Perbankan Kepri Jadi Motor Ekonomi Sumatera: Refleksi 14 Tahun OJK Menjaga Stabilitas dan Kepercayaan

Editor:Miezon

 

Berita Terkait

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global
TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI
Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH
OJK Dorong Reformasi Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Paris
OJK Tegaskan Ketahanan Sektor Keuangan Usai Fitch Revisi Outlook Indonesia
OJK Perkuat Kinerja, Lantik Kepala Departemen dan OJK Daerah

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:36 WIB

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:02 WIB

TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:15 WIB

11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:03 WIB

Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH

Berita Terbaru