Telkom–CCSI Garap SKKL SUB-2, Perkuat Jalur Kabel Laut Gresik–Makassar–Takisung

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno (kiri) saat memberikan cinderamata kepada President Director CCSI Peter Djatmiko (kanan) saat acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Telkom dan CCSI di Jakarta pada Senin (15/12). Foto:Telkom

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno (kiri) saat memberikan cinderamata kepada President Director CCSI Peter Djatmiko (kanan) saat acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Telkom dan CCSI di Jakarta pada Senin (15/12). Foto:Telkom

MATAPEDIA6.com, JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menggandeng PT Communication Cable Systems Indonesia (CCSI) untuk mempercepat pengembangan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) SUB-2.

Kerja sama ini menargetkan penguatan konektivitas nasional melalui jalur strategis Gresik–Makassar–Takisung.

Telkom dan CCSI menandai kolaborasi tersebut dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Senin (15/12).

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno dan President Director CCSI Peter Djatmiko langsung meneken kesepakatan awal penjajakan proyek kabel laut itu.

Melalui sinergi ini, Telkom membidik efisiensi investasi, optimalisasi rute kabel laut yang sudah dimiliki, serta percepatan penguatan infrastruktur digital nasional.

Baca juga: Kerahkan Total Sumber Daya, TelkomGroup Pacu Pemulihan BTS di Wilayah Bencana Sumatra

Langkah tersebut sejalan dengan strategi transformasi TLKM 30 yang menekankan monetisasi aset strategis dan kemitraan bernilai tambah.

Telkom menegaskan posisinya sebagai digital telco dengan layanan end-to-end—mulai dari Digital Connectivity, Digital Platform, hingga Digital Services—untuk menopang ekosistem digital nasional yang berkelanjutan.

Nanang Hendarno menegaskan kolaborasi ini menjadi bagian dari agenda besar transformasi Telkom. Sinergi pembangunan SKKL SUB-2 bersama CCSI memperkuat fondasi konektivitas digital nasional secara lebih efisien, agile, dan berkelanjutan.

“Kami menambah kapasitas kabel laut yang andal untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, mendorong pemerataan konektivitas, dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (17/12/2025).

CCSI, produsen dan penyedia kabel serat optik darat dan laut, membawa kapabilitas teknis untuk mendukung pengembangan jaringan kabel laut terintegrasi.

Kedua pihak sepakat menggabungkan kekuatan guna mempercepat realisasi infrastruktur konektivitas strategis.

Ruang lingkup kerja sama mencakup penjajakan pembangunan SKKL SUB-2 dengan memanfaatkan rencana teknis dan perizinan yang ada.

Pendekatan kolaboratif ini dinilai lebih efisien dibanding pembangunan terpisah. Sebagai landasan pertukaran informasi, Telkom dan CCSI telah menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 21 Maret 2025.

Peter Djatmiko menilai MoU ini sebagai pijakan awal proyek lintas pulau pihaknya menyiapkan jaringan kabel laut yang menghubungkan Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan melalui skema joint operation dan joint investment.

“Kepercayaan Telkom membuka peluang efisiensi investasi dan operasional, sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas digital nasional,” katanya.

Selanjutnya, Telkom dan CCSI akan menggodok aspek teknis, operasional, dan komersial secara mendalam agar pengembangan SKKL SUB-2 segera terealisasi dan memberi dampak nyata bagi pemangku kepentingan serta kemajuan ekosistem digital Indonesia.

Baca juga:Ombudsman Soroti Krisis Guru dan Ruang Kelas di SLBN Batam, Disdik Kepri Akui Terkendala Regulasi

Editor:Redaksi

Berita Terkait

OJK Buka Kepemilikan Saham Bursa Efek untuk Investor dan Publik
OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
40 Penghargaan ENSIA 2026 Jadi Cermin Inovasi Pertamina Sumbagut di Lapangan
OJK Sebut Kredit Tetap Tumbuh, Industri Pengolahan Jadi Andalan Bisnis Perbankan hingga Triwulan III 2026
Penerbangan Lion Group dari Jakarta Mulai Dibuka Bertahap, Ini Alasannya
OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini
Kasus Dugaan Penghinaan Etnis, Terdakwa Ajukan Restorative Justice di PN Batam
Destry Damayanti Jadi Gubernur Bank Indonesia, Fokus Jaga Stabilitas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:30 WIB

OJK Buka Kepemilikan Saham Bursa Efek untuk Investor dan Publik

Jumat, 18 September 2026 - 20:05 WIB

OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027

Selasa, 15 September 2026 - 11:31 WIB

40 Penghargaan ENSIA 2026 Jadi Cermin Inovasi Pertamina Sumbagut di Lapangan

Kamis, 10 September 2026 - 21:37 WIB

OJK Sebut Kredit Tetap Tumbuh, Industri Pengolahan Jadi Andalan Bisnis Perbankan hingga Triwulan III 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:40 WIB

Penerbangan Lion Group dari Jakarta Mulai Dibuka Bertahap, Ini Alasannya

Berita Terbaru